Jahotman KSPI mengatakan buruh-buruh lainnya ke kantor Walikota Medan, menyampaikan aspirasi menolak klaster 2 bab 4 di dalam RUU Omnibus Law…

Medan-Intipnews.com:Seribuan buruh dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia [SPSI] Kota Medan berunjuk rasa di depan Kantor Walikota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No 2 Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah, Rabu 2 Agustus 2020 [foto].

Dalam aksinya, massa SPSI Kota Medan itu menolak omnibus law atas RUU Cipta Kerja.
Sejak pukul 11.00 WIB, ribuan buruh mulai memadati jalanan di depan Kantor Walikota membuat jalan di sekitar macat.

Tak berapa lama, Plt Walikota Medan Akhyar Nasution, didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan [Ekbang] Kota Medan Khairul Syahnan serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Hannalore Simanjuntak menerima perwakilan buruh SPSI dipimpin Ketua Dewan Pimpinan Cabang [DPC] Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia [KSPI] Medan Jahotman Sitanggang.

Plt Walikota Medan Akhyar Nasution [tengh] menerima perwakilan buruh yang unjuk rasa
Para buruh diterima di ruang Rapat 2 kantor Walikota Medan. Pada kesempatan itu Akhyar meminta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Medan untuk menindaklanjuti keluhan dari para buruh. “Terkait penolakan RUU Omnibus Law klaster 2 bab 4, Pemko Medan akan menindaklanjutinya. Terkait honor buruh, akan diselesaikan secepatnya, jadi para buruh harap bersabar,” kata Akhyar.

 

Kepada para buruh Akhyar juga mengingatkan agar disiplin menjalankan protokol kesehatan, terutama menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Sebelumnya, Jahotman Sitanggang mengatakan bahwa kedatangannya bersama buruh-buruh lainnya ke kantor Walikota Medan menyampaikan aspirasi untuk menolak klaster 2 bab 4 yang terdapat di dalam RUU Omnibus Law.

Setelah mendapat jawab Plt Walikota Medan, para buruh menerima keputusan itu. Mereka merasa senang dapat bertemu langsung dengan Plt Wali Kota Medan, sehingga apa yang mereka resahkan dapat langsung didengar. *Itp-03

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini