1.579 Balita di Kabupaten Nias Mengalami Stunting

0
53

Nias-Intipnews.com:Dari 6.000 balita yang telahb didata dan dientry melalui e-PPGM di wilayah Kabupaten Nias, Sumatera Utara, sebanyak 1.579 balita atau 23 % mengalami stunting.

“Penanggulangan stunting dapat dilakukan melalui perbaikan pola asuh, perbaikan pola makan, peningkatan akses air bersih dan sanitasi serta fokus pada remaja dan ibu hamil sebagai upaya pencegahan,” kata Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu [foto].

Hal itu diungkapkannya pada pertemuan koordinasi stunting Kabupaten Nias tahun 2019 di aula pertemuan Rumah Sakit Umum [RSU] Gunungsitoli, Jumat 6 Desember 2019.

Dia mengatakan dalam penanggulangan stunting yang sangat diharapkan adalah edukasi kepada masyarakat tentang pemilihan nutrisi yang baik dan penyediaan sarana dan prasarana kebersihan yang merata di seluruh desa yang ada di Kabupaten Nias.

Bahkan salah satu kunci pencegahan stunting adalah dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi baik. “Dalam mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Nias, ada dua intervensi yang dilakukan, yaitu intervensi spesifik dan intervensi sensitif,” jelasnya.

Intervensi spesifik adalah mengatasi penyebab langsung [kurang gizi dan penyakit] bersifat jangka pendek dan lebih banyak dikerjakan oleh bidang kesehatan.

Kemudian intervensi sensitif dengan mengatasi penyebab tidak langsung [ kecukupan pangan dan mencegah infeksi], bersifat jangka panjang dan dikerjakan oleh semua pihak lintas sektor di luar kesehatan.

“Kita sangat mengharapkan dukungan dan peran semua pihak terkait untuk berkoordinasi dan bersinergi serta terpadu dalam melaksanakan berbagai upaya intervensi, sehingga percepatan penurunan stunting di Kabupaten Nias dapat tercapai,” ajaknya.

  • Laporan Irwanto Hulu
  • Bagikan berita ini

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini