100 Hari Walikota Bobby, Pamer Gebrakan, Catatan Merah dan Nilai 40…

547
Bobby Nasution & Alia Rahman. Foto Istimewa

MedanIntipnews.com:Di 100 hari Walikota Bobby, pamer gebrakan, catatan merah dan nilai 40. Demikian tanggapan masyarakat dari berbagai kalangan dan akademisi terkait 100 hari kerja Walikota Medan Bobby Nasution bersama Wakil Aulia Rachman yang dilantik 26 Februari 2021.

Anggota DPRD Medan Fraksi PKS Rudiawan, di 100 hari kinerja Walikota Medan Bobby Nasution mengatakan, Bobby harus fokus memenuhi janji-janji kampanyenya.

“Karena masyarakat Kota Medan, saat ini menunggu janji-janji Walikota Medan,
antaralain Medan bersih, jalan mulus, tidak banjir. Ini sangat ditunggu realisasinya,” kata Rudiawan kepada Intipnews.com, Minggu 6 Juni 2021.

Selain itu UMKM di kota Medan juga harus mendapatkan perhatian. Karena denyut ekonomi kota Medan ada di UMKM. Dan apa yang dilakukan Bobby hingga saat ini belum maksimal. Fokuslah pada janjinya yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pada 100 hari kerja ini, Pemko Medan pamer gebrakan Bobby, sebagaimana dilansir detikNews, Sabtu [5/6]. Misalnya mecopot pejabat dan Kepling.

Rudiawan

“Progres kerja Pak Walikota Medan dalam 100 hari ini, fokus terhadap lima program kerja yaitu, kesehatan, kebersihan, heritage, infrastruktur dan pengendalian banjir,” kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemko Medan, Arrahman Pane.

Di bidang kesehatan, Arrahman menyebut, Bobby telah memacu jajarannya hingga ngegas soal vaksinasi massa untuk mengatasi pandemi Corona. Hingga vaksinasi sudah mencapai 41,66 % dari target 547 ribu orang yang akan divaksin.

Dia juga memamerkan gebbrakan Bobby di bidang kebersihan, penggunaan bio teknologi untuk mengolah sampah di Medan yang selama ini menjadi masalah. “Kolaborasi Dinas Kebersihan dengan ahli sampah dari Singapura untuk memberdayakan sampah dengan metode bio teknologi,” ujar Arrahman.

Jaya Arjuna

Menurut pengamat lingkungan Jaya Arjuna, penanganan sampah dan banjir di kota Medan sebaiknya Walikota Bobby bekerjasama dengan Universitas Sumatera Utara. Sebagai lanjutan MoU USU dan Pemko Medan kalau benar-benar serius. “Sekaligus bersama USU mengevaluasi penanganan banjir Medan seperti kerjasama dengan BWS itu sudah tepat, atau masih ada jalan lain,” ujar Jaya Arjuna.

Bobby, kata Pane, juga menyulap kawasan Kesawan menjadi destinasi wisata kuliner di Kota Medan dengan The Kitchen Of Asia, dalam 100 hari kerjanya. Bangunan ilegal di kawasan itu ditertibkan.