2 Pelaku Tembak Wartawan Siantar Hingga Meninggal, Sudah Ditangkap

259
2 Pelaku Tembak Wartawan
2 Pelaku tembak Wartawan Siantar hingga meninggal, sudah ditangkap

MedanIntipnews.com: 2 Pelaku tembak Wartawan Siantar, Sumatera Utara, hingga meninggal, sudah ditangkap. Pemilik hiburan malam diduga pelaku yang melukai dengan 2 tembakan di paha dan perut korban Marasalem Harahap hingga tewas.

Sebagaimana di-publish media massa, Kapolda Sumatera Utara [Kapoldasu], Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengungkap, pihaknya sudah menangkap pelaku penembak wartawan Siantar Mararalem Harahap atau Marsal Harahap.

2 Pelaku Tembak Wartawan Siantar ditangkap, Kapoldasu menyebutkan hal itu kepada sejumlah wartawan di Mako Brimob Pematang Siantar, Sumatera Utara, Rabu [23/6/21] malam. Namun Kapolda belum mengungkapkan sosok pelaku penembakan tersebut.

“Yang jelas kita sekarang bekerja dengan waktu untuk mengungkap dan menyelesaikan perkara ini,” kata Panca Putra, dan menyebut segera menyampaikan secara lengkap dalam satu hingga dua hari ke depan. Terpisah, salah seorang kerabat korban, Berkelana Taringan, dilansir Lidik.id, Rabu [23/6] pagi mengatakan, 2 pelaku diduga pembunuh Marsal Harahap sudah ditangkap polisi, namun 1 lagi belum diamankan.

“Sudah ditangkap 2 orang bang, Selasa [22/6] jam 6 sore, inisialnya YP dan SU. Sedang 1 lagi belum,” ujarnya via aplikasi WhatsApp. Inisial SU ini menurutnya, disebut sebut salah satu pemilik hiburan malam di Kota Pematang Siantar.

Diduga korban meninggal dunia ditembak terkait pemberitaan. Sebelumnya Marasalem Harahap yang juga Pemimpin Redaksi LaserNewsToday ditemukan warga Huta 7 Pasar 3, Nagaori Karang Anyer, Kabupaten Simalungun bersimbah darah dengan luka tembak pada bagian paha dan perut, Sabtu 19/6/21].

Pihak keluarga meyakini motif pembunuhan Marsal tersebut terkait pemberitaan. Dikatakan kerabat korban, Rancana Siregar atas dasar postingan pada akun facebooknya, Marsal Harahap New yang menyinggung praktik perjudian dan peredaran narkoba.

Kapoldasu Panca meminta masyarakat yang mengetahui terkait peristiwa tersebut untuk bisa menyampaikan ke penyidik. Pasalnya, informasi sekecil apapun penting untuk pengembangan kasus.

Sebelumnya, Polda Sumut dan Polres Simalungun sudah membentuk tim gabungan untuk mengungkap kasus pembunuhan terhadap Marsal Harahap. Tim tersebut dipimpin langsung Direktur Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

Itp-17