YAS korban pencabulan [kanan] saat melapor ke polisi. Foto Istimewa

Dicabuli dan dianiaya, anak tirinya juga sering diancam oleh pelaku jika nekat menceritakan perilaku bejatnya kepada orang lain. “Kalau kau bilang awas kau,…”

Medan-Intipnews.com:MRS [46] mencabuli anak tirinya YAS [15] sejak duduk di bangku SMP. Selain mencabuli, pelaku juga diketahui kerap menganiaya korban. Tindakan pelaku tersebut membuat korban mengadu ke bibinya yang selanjutnya menyampaikan kepada ayah kandung korban Yusuf Silitonga.

“Jadi dia menulis surat yang dititipkan kepada anak-anak untuk disampaikan kepada bibinya. Surat tersebut berisi anak saya tidak tahan lagi tinggal di rumah ayah tirinya karena jadi korban pemerkosaaan dan penganiayaan,” kata ayah kandung korban, Yusuf Silitonga, Kamis 23 Juli 2020.

Mendengar anaknya menjadi korban pencabulan, Yusuf Silitonga yang bekerja di Tanjungmorawa, Deliserdang datang ke Pematangsiantar untuk menemui anaknya. Kepada ayahnya, korban kemudian bercerita seluruh kejadian yang dialaminya selama dua tahun terakhir.

“Setelah mendengar ceritanya, kami kemudian  Polres Siantar untuk mengadukan tindakan ayah tirinya,” kata Yusuf Silitonga. Selain dicabuli dan dianiaya, YAS juga sering diancam oleh pelaku jika nekat menceritakan perilaku bejatnya kepada orang lain.

“Kalau kau bilang awas kau,” kata Yusuf menirukan ancaman pelaku kepada anaknya. Setelah menerima laporan kasus pemerkosaan anak tersebut, personel Polres Pematangsiantar kemudian menangkap pelaku.

Penangkapan pelaku yang terjadi di siang bolong sempat menjadi tontonan warga sekitar. Berbanding terbalik dengan perilakunya, pelaku malah menangis saat diamankan polisi. *Ini

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini