Sidimpuan-Intipnews.com:Kondisi bangunan kantor lurah di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara ini berbeda dengan bangunan kantor lurah lainnya. Kalau kantor lurah lainnya bangunan sudah beton permanen, namun keadaan kantor Lurah Palopat Maria, Kecamatan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan ini memprihatinkan [foto].

Itu kesan saat Intipnews.com menyambangi kantor Lurah Palopat Maria ini, Selasa 11 Agustus 2020. Bangunannya terbuat dari papan [kayu] sebagaimana model rumah zaman dulu [zadul] dengan ukuran kurang lebih 3m x 3m dan plafon asbesnya pun sudah banyak yang rusak.

Sekilas mata memandang tidak layak untuk sebuah kantor kelurahan. Tidak ada komputer dan printer. Sarana kantor kelurahan ini dilengkapi mesin ketik manual. Menurut Lurah Palopat Maria, Jamil Nasution,SP dirinya sudah 3 tahun menjabat Lurah di Kelurahan Palopat Maria ini.

Berbagai macam kebutuhan dan keluhan sudah berulangkali disampaikan saat Musyawarah Rencana Pembangunan [Musrenbang], namun belum juga terealisasi.

“Sejak tahun 2017 menjadi lurah di sini dengan kondisi yang begini. Kantor lurah ini masih mengontrak [sewa]. Kalau komputer dan printer memang tidak ada. Masih mengunakan mesin ketik lama,” sebut Jamil Nasution, SP tersenyum ringan.

Dia pun mengaku berharap banyak kepada pemerintah, agar anggaran pembangunan kantor lurah diperuntukkan kelurahan yang memang belum memiliki kantor, atau masih menyewa.

“Kami minta agar pemerintah membagun Kantor Lurah Palopat Maria,” harap Jamil Nasution. Supaya kantor Lurah Palopat Maria kondisinya tidak njomplang [sangat berbeda] dengan kantor lurah lazimnya di era global. Sebagaimana yang ada di Kota Padangsidimpuan. *Itp- 09

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini