Medan-Intipnews.com:Didampingi Kadis Kebudayaan OK Zulfi dan lainnya, Akhyar [foto] mengaku masih terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Gubernur Sumut [Gubsu] Edy Rahmayadi agar eks lahan TBSU diserahkan ke Pemko Medan secara legal.

“Jika lahan TBSU sudah diserahkan, maka akan dilakukan berbagai perbaikan dan pembenahan fasilitas pendukung kegiatan seni dan budaya. Ini komitmen kita bersama karena Kota Medan membutuhkan ruang kesenian dan kebudayaan sebagai simbol peradaban,” ungkap Akhyar.

Ini ditegaskan Plt Walikota Medan Akhyar Nasution ketika berdiskusi dan berdialog dengan para seniman tergabung dalam forum urun rembuk seniman Kota Medan di Taman Budaya Sumatera Utara [TBSU], Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Kecamatan Medan Timur, Kamis 24 September 2020.

Dikatakan Akhyar, eks TBSU akan tetap dijadikan sebagai tempat pengembangan kesenian dan kebudayaan. Dengan demikian, warga Kota Medan khususnya para seniman Kota Medan tetap dapat berekspresi dan berinovasi.

Plt Walikota Medan Akhyar Nasution [kanan] saat berdialog dengan forom urun rembuk
Sekaligus ucapan Akhyar itu dianggap menjawab sejumlah aspirasi para seniman usai Pemprov Sumut [Pemprovsu] memindahkan TBSU ke Pekan Raya Sumatea Utara [PRSU- Tapiandaya] Jalan Gatot Subroto Medan.

 

“Pemko Medan berkomitmen untuk tetap menjadikan gedung ini sebagai pusat pengembangan kesenian dan kebudayaan bahkan dengan taraf internasional,” harap Akhyar.

“Kita ingin Kota Medan memiliki ikon, sehingga para seniman merasa bangga. Oleh sebab itu, kami mengajak seluruh seniman di Kota Medan untuk menunjukkan kreativitas, bukan hanya sekadar kerangka, tapi menjadi kota yang memiliki jiwa. Kita bangun bersama Kota Medan,…” ajaknya. * Itp-04

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini