Bupati menegaskan, setiap kesalahan akan ada tindakan. “Kadisdik IS diduga pungli UKG Rp5 juta kepada guru honorer, tidak transparan penyaluran beasiswa Rp200 juta, diduga selewengkan dana BOS di 51 SDN dan SMPN Rp4,8 milar,…“

Batubara-Intipnews.com:Masih seputar dugaan korupsi Kepala Dinas Pendidikan [Kadisdik] Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, IS, massa yang menamakan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Batubara [AMPERA], kembali berunjukrasa ke kantor Bupati dan DPRD Batubara, Selasa 22 September 2020.

Massa AMPERA kembali mendesak agar pejabat terkait bertindak tegas, menangkap oknum yang diduga telah merusak tatanan pemerintahan Batubara. Bupati Ir Zahir M.AP [foto] menyambut massa AMPERA di depan gedung DPRD jalan Perintis Kemerdekaan Limapuluh.

Terkait permintaan AMPERA tentang pencopotan oknum Kadisdik Batubara IS, Zahir menegaskan setiap kesalahan akan ada tindakan. “Jika itu terbukti, Pemerintah akan mengambil tindakan tegas” tukasnya.

Sebelumnya, Ir Zahir yang didampingi anggota DPRD Amat Muktas, Darius dan Mukhsin Bachin mengingatkan agar massa AMPERA mengikuti protokol kesehatan. “Sesuai dengan peraturan bupati [Perbup], Pemerintah bisa membubarkan massa yang berkumpul, karena ini dalam susana Covid 19,” ucap Bupati.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini