Antisipasi Covid 19, TK, SD dan SMP Gunungsitoli Diliburkan

213

Gunungsitoli-Intipnews.com:Sekolah tingkat Taman Kanak Kanak [TK], Sekolah Dasar [SD] dan Sekolah Menengah Pertama [SMP] yang ada di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara diliburkan.

“Rabu, peserta didik masih datang ke sekolah mendengar secara utuh alasan, maksud dan tujuan surat edaran yang ditandatangani Wakil Walikota Gunungsitoli Sowa,a Laoli,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gunungsitoli Kurnia Zebua, Selasa 17 Maret 2020.

Kadis Pendidikan memberitahu, para Kepala sekolah tingkat TK, SD dan SMP telah mengikuti rapat yang dipimpin oleh Wakil Walikota Gunungsitoli tadi sore, yang intinya dalam rapat sekolah diliburkan.

Siswa siswi sekolah di Kota Gunungsitoli belajar mandiri di rumah masing-masing sampai-sampai waktu yang telah ditentukan pada surat edaran yang ditandatangani Wakil Walikota Gunungsitoli.

Sebelumnya telah beredar surat edaran yang diterbitkan tanggal 17 Maret 2020 dengan nomor : 440/2240-Dik/2020. Surat edaran ditandatangani Wakil Walikota Gunungsitoli tersebut berisi tentang peningkatan kewaspadaan resiko penularan infeksi corona virus disiase [covid 19] di Kota Gunungsitoli.

Dalam surat edaran tertulis bahwa surat edaran tersebut diterbitkan dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap resiko penularan Covid 19 serta menindaklanjuti surat edaran Gubernur Sumatera Utara nomor 440/2666/2020 tanggal 17 Maret 2020.

Untuk mencegah penyebaran virus Covid 19 di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli. Kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah untuk sementara waktu dialihkan menjadi kegiatan belajar mandiri dari rumah masing masing, baik secara online maupun manual mulai 18 Maret sampai 3 April 2020.

Guru tetap melayani kebutuhan pembelajaran siswa dengan kegiatan yang disesuaikan kondisi sekolah atau melalui media belajar lainnya.

Selama proses belajar mandiri, kepala sekolah wajib mengatur kepenuhan hari dan jam bagi seluruh guru, tenaga kependidikan yang menjadi tanggungjawab dengan tetap menerapkan kewaspadaan tinggi terhadap penyebaran Covid 19.

Orang tua diminta untuk membatasi aktivitas keluar rumah bagi anak anak dan mengutamakan belajar secara mandiri atau media belajar lainnya di rumah. Pelaksanaan ujian sekolah dan ujian nasional tetap diselenggarakan sesuai jadwal yang ditetapkan, dengan ketentuan sekolah wajib menyediakan hand sanitizer, thermoscanner atau bentuk lain untuk pencegahan covid 19.

* Laporan Irwanto Hulu