Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Rahmad Hidayat Siregar

Asahan-Intipnews.com:Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Asahan, Sumatera Utara mulai menyalurkan bantuan sosial tunai [BST] jaring pengaman sosial [JPS], kepada 56.418 keluarga penerima manfaat [KPM] yang bersumber dari APBD Asahan, Rabu 12 Agustus 2020.

Bantuan ini terlaksana setelah ditetapkannya Peraturan Bupati Asahan Nomor 19 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Sosial Tunai Jaring Pengaman Sosial Dalam Penanganan Dampak Covid 19.

Hal ini diungkapkan Kadis Kominfo Asahan Rahmat Hidayat Siregar dalam keterangan resminya, Rabu. Total bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak Covid 19 di 25 kecamatan se-Asahan senilai Rp 33.850.800.000.

“Dari total tersebut, per keluarga penerima manfaat akan menerima bantuan perbulan sebesar Rp 200.000 selama tiga bulan. Namun dalam proses penyaluran nantinya bantuan akan diserahkan langsung seluruhnya yakni sebesar Rp 600.000.,” tukas Rahmat.

Adapun kriteria penerima BST JPS, menurut Rahmat, adalah keluarga miskin, tidak mampu dan rentan yang dianggap layak, baik berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial [DTKS] maupun non DTKS berdasarkan musyawarah desa/ kelurahan.

Dengan ketentuan belum pernah menerima bantuan berupa bantuan program keluarga harapan [PKH], bantuan program sembako dari Kemensos RI, bantuan sosial tunai [BST] dampak Covid 19 yang bersumber dari Kemensos RI dan bantuan langsung Tunai dampak Covid 19 yang bersumber dari dana desa/ kelurahan se-Kabupaten Asahan.

“Untuk proses penyaluran, nantinya Dinas Sosial akan menyalurkan BST JPS secara cash kepada camat melalui bank penyalur sesuai dengan kuota per kecamatan. Oleh camat nantinya bantuan tersebut akan diserahterimakan kepada kelurahan/ desa juga secara cash untuk disalurkan kepada KPM,” jelas Rahmat.

* Laporan Dolly Simbolon

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini