Bangunan Pasar Timah di Atas Drainase, Warga Ngadu ke DPRD

0
64
RDP DPRD Medan soal bangunan di Pasar Timah di atas drainase

Selama revitalisasi Pasar Timah, warga Kelurahan Sei Rengas 2 sering kebanjiran. Warga juga keberatan ada WC Cemplung di pasar, langsung tinja disalurkan ke drainase…

Medan-Intipnews.com:Dijadwalkan Senin 2 Maret 2020 Komisi 4 DPRD Medan akan melakukan peninjauan ke lokasi pasar Timah terkait pengaduan warga Kelurahan Sei Rengas 2 Kecamatan Medan Area yang meliputi Jalan Besi, Jalan Tembaga, Jalan kuningan dan Jalan Suasa.

Pengaduan tersebut terkait warga sangat keberatan atas berdirinya bangunan pasar Timah karena letaknya berada di atas drainase. Demikian dikatakan Ketua Komisi 4 Paul M A Simanjuntak dalam Rapat Dengar Pendapat [RDP] dengan  warga Kelurahan Sei Rengas 2 Kecamatan Medan Area, Selasa 25 Febuari 2020.

Pada RDP di ruang rapat komisi 4 DPRD Medan, yang dihadiri anggota Komisi Daniel Pinem, Antonius Tumanggor dan, Syaiful Rahmadan, salah seorang warga kelurahan Sei Rengas 2, Hardianto mengatakan sejak direvitalisasi Pasar Timah warga Kelurahan Sei Rengas 2 kecamatan Medan Area sering mengalami banjir setiap hujan datang. Sebab drainase  tidak dapat menampung debit air hujan.

Dan disebutkannya pula, ada bangunan WC di dalam Pasar Timah tanpa septictank, jadi kotoran [tinja] lansung masuk ke drainase. Sementara Jimmy mengatakan, pada saat hujan turun air hujan masuk ke dalam Pasar Timah.

Untuk itu Paul M A Simanjuntak meminta kepada PD Pasar Kota Medan segera melakukan pengorekan dan pembersihan  drainase di sepanjang Pasar Timah Medan. Juga melakukan pembongkaran WC yang disalurkan langsung ke drainase. Begitu pula diucapkan Daniel, WC tersebut segera dibongkar, sebab tidak layak ada WC cemplung di Kota Medan.

Kacab 1 PD Pasar Kota Medan Syafrizal Lubis didamping Plt Drektur Operasional Gelora Ginting menyanggupi kesepakatan di RDP dengan warga.

Antara lain segera melakukan pembersihan dan pengorekan drainase untuk penanggulangan banjir di Kelurahan Sei Rengas 3 Kecamatan Medan Area. Serta meminta kepada pengembang untuk melakukan pembongkaran WC cemplung dan membuat saluran WC tersendiri.

Setelah melakukan peninjauan kata Antonius Tumanggor, akan memanggil pengembang pasar Timah dan Plt Dirut PD Kota Medan guna mendengarkan perencanaan pembangunan Pasar Timah yang mengunakan jalur hijau di atas drainase itu.

* Laporan Roni Neliati