“Pengawasan Pemko Medan dan instansi terkait diduga lalai dengan melakukan pembiaran. Sehingga kehilangan PAD dari sektor SIMB miliaran rupiah,…”

Medan-Intipnews.com:Rombongan komisi 4 DPRD Kota Medan, dipimpin ketuanya Paul Mei Anton Simanjuntak turun ke lapangan untuk melihat langsung bangunan bermasalah, yang dianggap merugikan pendapatan asli daerah [PAD], setelah mendapat laporan warga.

“Kami meninjau bangunan berlantai 7 di Jalan Guru Patimpus, Kecamatan Medan Barat. Juga bangunan perumahan di Komplek Bumi Asri blok F, diketahui ada warga di sebelah bangunan keberatan tetangganya mendirikan bangunan yang menutupi dinding bangunan rumah warga tersebut,” ungkap Paul Mei Anton.

Paul turun ke lapangan di wilayah Kota Medan bersama anggota komisi 4 lainnya [foto], yaitu Antonius Devolis Tumanggor, Riski Nugraha, Dedy Aksari Nasution, Dame Dumasari Hutagalung, dan Hendra DS, Senin [4/8/2020].

Informasi dihimpun Intipnews.com, Rabu 5 Agustus 2020, menurut komisi 4 di wilayah komplek pertokoan dan apartemen Jati Junction berlantai 21, rombongan banyak menemukan kejanggalan. Antara lain tak sesuainya unit bangunan dari gambar side plan yang diberikan kepada dinas DPKPPR Kota Medan.

Paul meminta, “Agar pemilik bangunan Jati Junction segera mengurus semua kelengkapan perizinan yang belum dilengkapi. Sebab dari Jati Junction yang tidak melengkapi izin bangunan, Pemko Medan mengalami kerugian PAD ratusan juta rupiah,” tandas Paul Simajuntak.

Paul Mei Anton Simanjuntak. Foto Istimewa

Masih di tempat yang sama, Antonius D Tumaggor menilai, begitu banyaknya kebocoran PAD. Ini antara lain hasil dari kunjungan komisi 4 DPRD Medan di 6 lokasi bangunan bermasalah di Medan yang ditengarai menyalahi aturan berlaku.

“Pengawasan dari pihak Pemko Medan dan semua instansi terkait diduga lalai dengan melakukan pembiaran. Sehingga Pemko Medan kehilangan PAD dari sektor SIMB miliaran rupiah,” kata Antonius.

Paul juga menyayangkan ketidakhadiran beberapa pemilik bangunan di saat kunjungan komisi 4 DPRD Medan beserta Satpol PP, petugas dari DPKPPR Medan, kepling, lurah dan camat. *Itp-03

 

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini