Berebut Sampan Pilkada Binjai

0
227
Ilustrasi. Istimewa

Dari belasan calon yang namanya mulai terpasang di Baliho, belum ada seorangpun punya kepastian. Masih berjuang merebut sampan untuk dikayuh ke KPU…

Intipnews.com:PELAKSANAAN pemilihan kepala daerah [Pilkada] di Indonesia digelar serentak September 2019. Salah satu kota yang akan memilih kepala daerah [Walikota] di Provinsi Sumatera Utara adalah Kota Binjai. Kota kecil tetapi banyak yang kepincut [tergoda] menduduki kursi orang nomor satu kota ini.

Dari mulai yang tua [sebab sudah memasuki usia pensiun], sampai anak muda mendeklarasikan dirinya sebagai bakal calon [Bacalon] Walikota Binjai. Di antara Bacalon memproklamirkan asli putra Binjai, sehingga menimbulkan konotasi, jika ada yang asli tentu ada yang palsu.

Ada belasan bacalon sudah melakukan pencitraan. Sebagai syarat menjadi bakal calon [balon] ada persyaratan harus dipenuhi, yaitu dukungan partai politik yang berhak mengajukan calon.

Untuk kota Binjai perkiraan 20 persen disamakan dengan posisi 6 kursi anggota DPRD. Dari 30 anggota DPRD Binjai ternyata Partai Golkar meraih 6 kursi, berarti ia punya hak mendukung sendiri dan Golkar sudah punya sampan khusus untuk berlayar ke Pilkada Walikota.

Istilah sampan ini entah dari mana asal usulnya, yang pasti istilah sampah diidentikkan sebagai dukungan parpol untuk mengajukan calon ke Komisi pemilihan Umum [KPU] Kota Binjai. Partai Golkar secara fatsun politik sudah menggelar rapat yang diperluas dengan mendukung ketua Gokar Binjai H Zainuddin Purba,SH sebagai calon Walikota Binjai.

Ternyata nama Zainuddin Purba,SH raib di tengah gelombang pendaftaran yang dilakukan oleh DPD Partai Golkar Kota Binjai. Namanya politik, kemungkinan ia lebih memilih “aman” sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara [Sumut].

Ada keputusan rapat terbuka yang menetapkannya sebagai calon Wali Kota Binjai priode 2021-2026 sebagai cadangan jika tidak lolos ke DPRD Sumut. Ada juga ketua partai yang nekad maju yaitu HM Sazali yang akrab disapa Bajor.

Ketua Partai Demokrat Binjai yang sudah lolos ke DPRD Binjai ingin berjuang bersama H Timbas Tarigan,SE yang digadang Partai Demokrat sebagai bacalon Walikota Binjai sedangkan HM Sazali sebagai wakil walikota. Baru PD yang berani memproklamirkan duet bacalon Walikota dan Wakil Walikota.

Sedangkan figur lain masih ”abu-abu” hanya berjuang menjadi calon Walikota dan merebut sampan untuk maju sebagai calon. Kota kecil Binjai ternyata Pilkada 2020 ini diwarnai dengan majunya tokoh perempuan Lisa Andriani Lubis yang merupakan istri Wali Kota Binjai HM Idaham.

Lisa mendaftar kerbagai parpol. Termasuk Partai Demokrat yang lima tahun lalu mendukung HM Idaham bersama Timbas Tarigan, HM Idaham dua pemilihan tetap didukung PD dan PKS, ternyata hasilnya menang. Pilkada 2020 tentunya menjadi kancang peperangan antara ketua PD HM Sazali dengan Lisa Andriani.

Sampan Lain Tak Bisa Didayung Sendiri

Kedua bacalon ini tentu “perang” di dalam mobil mercy guna meraih sampah biru yang dikomanadani mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Siapa di antara HM Sazali dan HM Idaham yang mampu menjinakkan SBY. Ini sebuah dilema menarik menjadi tontonan publik di kota Binjai.

Peluang Lisa di kancah pilkada juga masih disangsikan. Sebab di Binjai belum pernah pemimpin perempuan, tetapi ada istilah omak –omak yang didukung kader PKK.

Tetapi dukungan itu masih labil, sebab di akar rumput belum menaruh dukungan penuh. Di sisi lain ada “lorong gelap” terutama  di sektor agama ada sisi yang tidak mensetujui perempuan sebagai pemimpin,jika masih ada lelaki.

Dari belasan calon yang namanya mulai terpasang di Baliho, belum ada seorangpun punya kepastian sebagai calon. Mereka masih berjuang merebut sampan. Sampan mana untuk dikayuh ke KPU.

Sebab selain Golkar yang punya sampan sendiri dan itupun harus menunggu keputusan DPP Partai Golkar, sampan lain ternyata tak bisa didayung sendiri, ia harus mencari penumpang lain agar bisa didayung ke Jalan Gatot Subroto Binjai.

  • Opini Anak Binjai
  • Bagikan Artikel Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini