Bersama Istri Orang, Oknum Hakim PN Rantauprapat Digrebek Polisi

383
Bersama Istri Orang
Bersama istri orang, oknum hakim PN Rantauprapat digrebek polisi

LabuhanbatuIntipnews:Bersama istri orang, oknum hakim PN Rantauprapat digrebek polisi. SZ oknum hakim, yang bertugas di Pengadilan Negeri [PN] Rantauprapat, Labuhanbatu, Sumatera Utara, digrebek polisi saat jam kerja pukul 14.00 WIB bersama seorang wanita yang merupakan istri orang.

SZ digrebek saat berada di ruang KTV Karaoke Five Star Supermarket Berastagi Rantauprapat bersama seorang wanita LS, yang berstatus istri orang. Humas PN Rantauprapat Muhammad Alqudri kepada wartawan, Senin [5/7/21], di ruang media dan data PN Rantauprapat, membenarkan kejadian itu.

Bersama istri orang, oknum hakim PN Rantauprapat digrebek polisi. “Kejadian itu benar. Sampai hari ini SZ masih masuk sebagaimana menjalankan aktivitasnya sehari-hari,” kata Muhammad Alqudri Alkodri. SZ, lanjutnya kurang lebih 1 tahun sudah bertugas di PN ini.

Menurutnya, kini pihaknya telah membentuk tim pencari fakta terkait masalah itu dengan memanggil para pihak termasuk oknum hakim SZ dan J selaku suami LS. “Hasilnya, akan kita laporkan kepada pimpinan Hakim Pengadilan Tinggi [PT] di Medan,” sebut Alqudri.

Humas PN Rantauprapat Alqudri. Foto Istimewa

Informasi dihimpun Intipnews.com, oknum hakim SZ yang sedang asyik bernyanyi ria pada jam kerja, bersama wanita LS yang merupakan istri J, digrebek polisi, Kamis [1/7/2021]. Sebelumnya, mendapat informasi istrinya LS sedang asyik bernyanyi bersama pria lain, J bersama rekan-rekannya dan polisi mendatangi tempat hiburan itu dan langsung menggrebek.

Ternyata benar istrinya LS sedang berada di ruang KTV Five Star bersama oknum hakim inisial SZ yang bertugas di PN Rantauprapat. Sebagaimana dilansir Metrorakyat.com, Pengadilan Tinggi Medan segera melakukan pemanggilan dan klarifikasi terhadap SZ oknum hakim PN Rantauprapat, yang viral berduaan dengan seorang wanita.

“Benar kita sudah mendapat kabarnya. Menunggu laporan tertulis dari Ketua PN Rantauprapat,” tutur Humas PT Medan, John Pantas Lumban Tobing, via Whatsapp, Senin [5/7/21] malam. John menegaskan PT Medan segera membentuk tim pemeriksaan yang nantinya ditunjuk oleh Ketua PT Medan.

Menurutnya PT Medan tidak akan main-main menindak oknum hakim tersebut apabila benar ditemukan adanya pelanggaran kode etik hakim atas peristiwa itu. “Kalau itu benar adanya, ini sudah mencoreng institusi,” tukasnya.

  • Itp-09