BI Arahkan Instrumen Kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional

0
15

Medan-Intipnews.com:“Ke depan, Bank Indonesia terus mengarahkan seluruh instrumen kebijakan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, dengan tetap menjaga terkendalinya inflasi dan memelihara stabilitas nilai tukar rupiah, serta mendukung stabilitas sistem keuangan,” tukasnya.

Demikian dikatakan Gubernur Bank Indonesia [BI] Perry Warjiyo [foto], Jumat 22 Januari 2021. “Bank Indonesia memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas terkait lainnya.

Bahkan Rapat Dewan Gubernur [RDG] Bank Indonesia [BI] pada 20-21 Januari 2021 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate [BI7DRR] 3,75 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,00 persen dan suku bunga Lending Facility 4,50 persen.

“Keputusan ini konsisten dengan prakiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas eksternal yang terjaga, serta upaya untuk mendukung pemulihan ekonomi,” ujarnya. Selain kebijakan tersebut, BI menempuh langkah-langkah melanjutkan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah agar sejalan dengan fundamental dan mekanisme pasar.

Berikut melanjutkan penguatan strategi operasi moneter untuk mendukung stance kebijakan moneter akomodatif. Melanjutkan percepatan pendalaman pasar keuangan melalui penguatan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate [JISDOR] sebagai acuan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS guna meningkatkan kredibilitas pasar valas domestik dan mendukung stabilitas nilai tukar di Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini