Hairil Anwar dengan tegas mengatakan PKS dari awal sudah menolak UU Omnibus Law.Dia berjanji akan menyampaikan pesan ke pemerintah pusat.

Binjai-Intipnews.com:Binjai ikut bergolak, pengesahan UU Cipta Jumat, Kerja [Ciptker] ditolak. Presidium mahasiswa di Binjai, meminta cabut Omnibus Law yang baru disahkan DPR RI [foto], sebagaimana tuntutan massa terdiri dari mahasiswa, pelajar dan kaum buruh di berbagai wilayah Nusantara.

Mereka menilai pengesahan Omnibus Law UU Ciptaker merugikan rakyat, memicu gelombang demonstrasi. Massa buruh pun, mahasiswa, dan aktivis dari berbagai organisasi masyarakat sipil menggelar demonstrasi di sejumlah kota.

Informasi dihimpun Intipnews.com, presidium mahasiswa Binjai dari berbagai perguruan tinggi berunjuk rasa, dari terminal bus Jalan Ikan Paus ke gedung DPRD Binjai jalan T Amir Hamzah, Binjai.

Massa mahasiswa berunjuk rasa membentang spanduk bertuliskan menolak omnibus law. “Demi Indonesia, cabut UU Cipta Kerja,” begitu bunyi tulisan di salah satu Spanduk yang dibentang pengunjuk rasa.

Unjuk rasa massa desertai nyanyian dan yel-yel terkait penolakan UU Ciptaker, berkonvoi dan long march ke DPRD Binjai. Dalam spanduk dan poster juga mengkritisi BAB 4 tentang ketenagakerjaan dalam pasal 78.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini