Bobby Nasution Bersama Kepala BNPB Tinjau Isolasi Lingkungan di Helvetia Timur

9
Bobby Nasution

MedanIntipnews: Bobby Nasution bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito, meninjau lokasi isolasi lingkungan di Jalan Sejahtera Pondok Surya Lingkungan 6, Kelurahan Helevetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Jumat (6/8). Sebanyak 7 rumah dengan 14 orang warga di lingkungan tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.


Peninjauan ini dilakukan usai Bobby Nasution beserta Ganip Warsito meninjau Gedung  Karantina dan Isolasi Terpusat (Isoter) Covid-19 Pemko Medan di Gedung Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Jalan Setia Budi, Medan Helvetia, yang digunakan sebagai tempat isolasi bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala ringan dan tanpa gejala (OTG). Di posko isolasi lingkungan itu, Bobby Nasution dan Ganip Warsito disambut Sekretaris Camat (Sekcam) Medan Helvetia Alex Sinulingga.


Kepada Ganip Warsito dan Bobby Nasution, Alex melaporkan, ada 7 rumah dengan 14 warga yang terpapar Covid-19. Dari jumlah itu, sebenarnya 4 warga telah dinyatakan sembuh setelah hasil pemeriksaan menunjukkan negatif. Namun pagi itu, lanjutnya, 4 orang warga lagi lainnya dinyatakan positif sehingga jumlahnya tetap 14 orang.  


“Semula 4 orang ingin kita kirimkan ke Gedung P4TK untuk menjalani isolasi. Tapi, kondisi mereka memburuk sehingga kita rujuk ke RSU Mitra Medika dan RSU Royal Prima. Sedangkan 10 warga yang positif menjalani issolasi mandiri di rumahnya,” kata Alex.


Menanggapi itu, Ganip Warsito menyarankan agar 10 warga yang positif Covid-19 dengan gejala  ringan itu disarankan menjalani isolasi di Gedung Karantina dan Isoter Covid-19 Pemko Medan, baik Gedung P4TK maupun eks Hotel Soechi Medan karena tempatnya lebih baik dan sangat terkontrol. Dikatakan Ganip, melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah harus memenuhi persyaratan yang harus dipenuhi. Selain harus memiliki ruangan dan kamar mandi terpisah dengan anggota keluarga yang tidak terpapar, warga yang menjalani isoman tidak memiliki komorbid (penyakit bawaan)  serta berusia di bawah 45 tahun.