Bobby Nasution Jenguk dan Santuni Korban Penembakan

6
Bobby Nasution Jenguk dan Santuni Korban Penembakan
Bobby Nasution bersama istrinya Kahiyang Ayu dan Kapolrestabes Kota Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat menjenguk korban di RS Bhayangkara didampingi Kepala RS Bhayangkara AKBP Nelson. (Foto: Ist)

MedanIntipnews: Julianus Simanungkalit korban penembakan perampokan yang merampok toko emas di Pasar Simpang Limun Medan beberapa waktu lalu, Sabtu (28/8/2021), dijenguk Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Jalan Wahid Hasyim Medan.

Bobby Nasution bersama istrinya Kahiyang Ayu dan Kapolrestabes Kota Medan Kombes Pol Riko Sunarko berkunjung ke RS Bhayangkara  didampingi Kepala RS Bhayangkara AKBP Nelson.

Pada kesempatan tersebut Bobby berdialog dengan Julianus dan keluarganya. Bobby juga berterima kasih kepada Julianus dan bersimpati, karena Julianus dianggap berani menggagalkan aksi perampokan tersebut. 

“Tetap semangat, dan kami doakan agar Bapak Julianus cepat sehat. Kami juga mengucapkan terima kasih karena keberanian bapak yang berusaha mencegah perampokan tersebut,” kata Bobby Nasution kepada Julianus sembari memberikan santunan untuk meringankan beban keluarga. 

Saat ini kondisi Julianus cukup stabil setelah mendapatkan perawatan berupa pembedahan. Hal itu dibenarkan dr Sunjik Singh, ahli forensik yang turut melakukan autopsi bagian luar kepada Julianus. “Kondisi Bapak Julianus saat ini dalam keadaan sadar dan cukup stabil. Kami sudah autopsi luar, dan dokter bedah telah melakukan operasi,” katanya.

Pihak keluarga Julianus Simanungkalit juga tidak perlu merisaukan biaya perawatan. Karena seluruh biaya perawatan telah digratiskan oleh pihak Rumah Sakit Bhayangkara tingkat 2 Kota Medan. 

Hal itu dibenarkan oleh kepala Rumah Sakit Bhayangkara tingkat 2 Kota Medan AKBP Nelson. “Pasien sempat ditolak oleh dua rumah sakit karena tidak ada ahli bedah yang mampu menangani. Akhirnya pasien atas nama Bapak Julianus dirawat di sini dan sudah dilakukan tindakan operasi. Dan kami tegaskan bahwa pasien tidak dikutip biaya sepeserpun,” kata AKBP Nelson.

Sekadar mengingatkan, Julianus yang sehari-hari jadi juru parkir di sekitar lokasi kejadian perampokan, sempat berusaha menghalangi terduga perampok dengan melemparkan kotak tahu. Akibatnya perampok menembaknya dan peluru mengenai bagian kiri lehernya. **