Bupati Sergai: Desa Fiktif Rugikan Negara

0
58

“Dengan menjaga kestabilan, maka BUMDes akan hidup dan semakin berkembang. Pihak terkait mesti menjalankan konsep transparan dalam pengelolaannya..”

Sergai-Intipnews.com:Belakangan muncul desa fiktif yang mendapat dana desa hampir Rp 1 miliar, padahal penduduknya cuma segelintir. Menurut Bupati Sergai, temuan desa fiktif di beberapa daerah rawan memunculkan manipulasi dan kerugian negara.

“Namun kita patut bersyukur hal tersebut tidak ada di Sergai ini. Malah desa-desa di Sergai menjadi semakin jelas keberadaanya dengan kemajuan BUMDes-BUMDes yang ada,” ungkap Bupati Sergai, H Soekirman saat meresmikan BUMDES ‘Bintang Harapan’ [foto].

Badan Usaha Milik Desa [BUMDes] ‘Bintang Harapan’ Kecamatan Bintang Bayu Kabupaten Serdangbedagai [Sergai], Sumatera Utara diresmikan di Kecamatan Bintang Bayu, Jumat,15 November 2019.

Bupati Sergai, H Soekirman menyampaikan rasa syukur dengan semakin banyaknya jumlah BUMDes di Kabupaten ‘Tanah Bertuah Negeri Beradat’. Jumlah yang banyak ini juga harus diiringi dengan keseriusan untuk menjaga kestabilan agar roda produktivitasnya tetap terjaga.

“Dengan menjaga kestabilan, maka BUMDes kita akan hidup dan semakin berkembang kedepannya. Pihak terkait mesti menjalankan konsep transparan dalam pengelolaannya dan harus didasari dengan rasa tanggung jawab,” ungkap Soekirman.

Melalui Pengelolaan yang Mandiri dan Dipercaya

Bupati juga meminta pengurus BUMDes dapat memahami kemajuan teknologi agar BUMDes dapat dikenal banyak orang melalui publikasi citra positif lewat media sosial yang  mudah menjangkau khalayak dalam lingkup sangat luas.

Pada akhirnya jika BUMDes dapat menjalankan fungsinya, memunculkan rasa bangga masyarakat di mana BUMDes itu berdiri. Sementara Ketua BKAD Badan Kerjasama Antar Desa [BKAD] Kecamatan Bintang Bayu, Purwono menyebutkan BUMDes yang dibentuk di kecamatan Bintang Bayu diharapkan sebagai kegiatan yang berkesinambungan

Melalui pengelolaan yang mandiri dan dipercaya. Dengan adanya peraturan bersama dan keputusan bersama kepala desa menjadi aset Simpan Pinjam Kelompok Perempuan [SPP] dikelola dengan legalitas.

Peresmian BUMDes dihadiri Kadis PMD Sergai H Ikhsan, A.P, Camat Bintang Bayu Sri Hermawati, dan Ketua Asosiasi BKAD Sergai Lukman Nur Hakim.

  • Laporan M Yamin Nasution

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini