Sergai-Intipnews.com:Bupati Serdangbedagai [Sergai], Sumatera Utara H. Soekirman menghadiri Rapat Paripurna DPRD dengan agenda penyampaian nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah [Ranperda] Tentang Perubahan APBD Sergai tahun anggaran 2020.

Juga Ranperda Tentang Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan, di ruang rapat Paripurna DPRD, di Sei Rampah, Senin 7 September 2020. “Penyusunan Rencana Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah [R-APBD] 2020 sangat memerlukan kerja keras, “katanya [foto].

Nota pengantar R-APBD 2020 ini, lanjut Bupati, merupakan bagian dari tahapan penyusunan anggaran, juga kewajiban konstitusi dari Pemkab Sergai untuk melaksanakan amanat UU No. 33 tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah

Selanjutnya, Bupati menjabarkan pendapatan daerah dalam rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020 yang semula Rp 1.665.849.841.312,00 menjadi Rp 1.499.019.275.109,00 atau turun menjadi Rp 166.830.566.203,00.

Dari jumlah tersebut penerimaan dari dana PAD yang semula sebesar Rp 134.405.275.000,00 menjadi Rp 117.269.933.827,00 atau mengalami penurunan Rp 17.135.341.173,00 dan sumber dana perimbangan yang semula sebesar Rp 1.174.113.799.585,00 menjadi Rp 1.042.574.494.585,00 atau mengalami penurunan Rp131.539.305.000,00 serta lain-lain pendapatan daerah yang sah yang semula sebesar Rp 357.330.766.727,00 menjadi Rp 339.174.846.697,00 atau mengalami penurunan Rp 18.155.920.030,00.

Ia melanjutkan, belanja daerah dalam APBD tahun anggaran 2020 Rp 1.665.849.841.312,00 menjadi Rp 1.568.012.530.358,44 atau turun sebesar Rp 97.837.310.953,56. Bupati meneruskan, yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 1.003.506.983.829,45 menjadi Rp 978.313.981.878,83 atau turun sebesar Rp 25.193.001.950,62.

Untuk sektor belanja langsung pada APBD tahun 2020 Rp 662.342.857.482,55 mengalami perubahan menjadi Rp 589.698.548.479,61 atau turun sebesar Rp72.644.309.002,94. Kebijakan umum pembiayaan dari sisi penerimaan pembiayaan adalah penggunaan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun 2019 sebesar Rp 70.491.845.474,44.

Sedang dari sisi pengeluaran pembiayaan yaitu mengalokasikan anggaran penyertaan modal dari laba ditahan tahun anggaran 2019 yaitu sebesar Rp1.498.590.225,00.

Selain Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sergai tentang perubahan APBD tahun 2020, pada kesempatan ini Bupati juga menyampaikan Ranperda tentang retribusi pelayanan persampahan dan kebersihan, untuk dilakukan pembahasan secara bersama-sama oleh pihak legislatif dan eksekutif.

Dalam rapat ini, hadir Ketua DPRD Sergai dr M Riski Ramadhan Hasibuan SH SE, MKM beserta Para Wakil Ketua dan Anggota DPRD, Sekdakab Sergai H M Faisal Hasrimy AP, MAP, serta Para Asisten.

  • Laporan M Yamin Nasution

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini