Bupati Tapanuli SElatan Syahrul M Pasaribu. Foto Istimewa

Tapsel-Intipnews.com:Memilih pemimpin harus cerdas, dengan melihat jelas garis keturunannya. Lihat bibit, bebet, dan bobotnya. “Pemimpin itu harus sosok yang mau turun menengok kondisi rakyatnya, agar pembangunan di Tapsel dapat terus berlanjut, demi terwujudnya masyarakat sehat, cerdas dan sejahtera.

Demikian diungkapkan Bupati Tapanuli Selatan [Tapsel] H Syahrul M Pasaribu menyampaikan di Pengajian Akbar BKMT Marsada, di Desa Pahae Aek Sagala, Sipirok, Tapsel.

Dilanjutkannya ada dua resep dalam membangun Tapsel. Yakni, membangun dari segi fisik material dan spritual keagamaan. “ Membangun fisik membangun jalan-jalan, puskesmas, dan lainnya. Sedangkan segi spritual keagamaan, seperti pengajian yang kita adakan ini,” ungkap Syahrul,

Pengajian tersebut dihadiri anggota DPRD dari Fraksi Gerindra Yunus, Camat Sipirok Sardin Hasibuan, Ketua BKMT Tapsel, Ketua DMI, Ketua MUI, KUA Sipirok, dan ibu-ibu pengajian akbar BKMT Marsada.

Syahrul menyinggung tidak terasa dirinya sudah dua periode memimpin Tapsel, sepanjang itu, dia mengakui senantiasa berupaya maksimal membangun. “Tujuannya supaya masyarakat Tapsel sejahtera,” imbuh bupati yang mengakhiri jabatannya tahun 2021.

“Saya berharap, Pilkada dapat berjalan dengan aman damai, sejuk dan kondusif. Jaga kekompakan dan rajut terus kebersamaan, dan jangan karena berbeda pilihan, hubungan tali silaturahmi jadi terputus,” tutur Syahrul Pasaribu.

  • Laporan Tantawi Panggabean

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini