Batubara-Intipnews.com:Danau Laut Tador akan dijadikan sebagai kawasan daerah wisata dan hutan raya, karena potensi danau dan hutan didalamnya ada yang berusia ratusan tahun. Termasuk jenis satwa mamalia dan air yang hidup di kawasan Danau Laut Tador yang tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia.

Hal itu disampaikan Bupati Batu Bara Ir H Zahir M.AP dihadapan Prof Dr Didik Widjatmoko MSC Peneliti Utama LIPI, Prof Dr Baharuddin M.Pd, Ketua LPPM Medan, Dr Syarifuddin MSC ahli Konservasi Unimed, Dr Phil Ikhwan Azhari, Dr Hesti Fibria Sari, Dr Muliana dan ratusan Ilmuan lainnya di acara Webinar Pengembangan Laut Tador.

Bupati [foto] mengungkap hal itu di rumah dinasnya Tanjung Gading Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batubara, Sumatera Utara Senin 12 Oktober 2020.

Bupati Zahir di dampingi Kadis Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Drs Syafri Musa MM.
“Danau Laut Tador dirancang menjadi hutan raya dan Studi kawasan Etno Botani dan tempat penelitian bidang pendidikan dan cagar budaya” ucap Zahir.

Menurut Bupati, hal ini didukung oleh UU No 5 tahun 1990 dan Permen Kehutanan RI No P 10/Menhut-II/2009. Diungkapkannya, Danau Laut tador memiliki ceritra rakyat yang telah berkembang ratusan tahun.

Yakni pemuda Tador karena sedih ditinggal keluarga hingga menangis dan air mata si Tador melimpah ruah menjadi danau. “Danau Laut Tador di Batubara bisa ditempuh 45 menit perjalanan dari Medan jika tahun depan jalan Tol Tebingtinggi tembus di Indra Pura,” tukasnya.

  • Laporan Joni Iskandar

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini