Riau-Intipnews.com:Bawaslu di Provinsi Riau mencatat paslon Bupati/Walikota se-Riau telah melakukan kampanye sebanyak 2.801 kali dengan 25 pelanggaran. Bahkan satu calon walikota dan dua pejabat ASN jadi tersangka pidana Pilkada.

Terkait kasus calon Walikota di Dumai, Ketua Bawaslu Provinsi Riau Rusidi Rusdan menjelaskan, kasus tersebut sudah dilakukan rapat ketiga di Sentra Gakkumdu di Bawaslu Kota Dumai, dan permasalahan tersebut telah diteruskan ke kejaksaan setempat.

“Untuk kasus dugaan pelanggaran di Dumai, dimana salah satu paslon melibatkan dua orang ASN, saat ini berkasnya juga sudah diserahkan ke kejaksaan,” ungkapnya.

Rusidi Rusdan melalui pernyataannya di Pekanbaru, Kamis 29 Oktober 2020, menyebutkan, hingga 26 Oktober 2020, Bawaslu se-Riau telah mengeluarkan lima kali surat peringatan tertulis kepada paslon yang tidak patuh terhadap aturan yang telah ditetapkan.

Surat peringatan tertulis tersebut disampaikan oleh Panwascam Tanah Putih, Rokan Hilir, kepada pasangan Asri Auzar – Fuad Ahmad karena jumlah Peserta Kampanye hadir melebihi 50 orang.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini