Covid 19 di Sumut Melonjak, Gubsu Edy Tutup Tempat Hiburan Malam 14 Hari

0
147
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi saat menyampaikan instruksinya.

MedanIntinews.com:Terinfeksi Covid 19 melonjak, Gubernur Sumatera Utara [Gubsu], Edy Rahmayadi mengeluarkan instruksi agar menutup tempat hiburan malam pada 18 hingga 31 Mei 2021. Kebijakan ini diambil lantaran kasus penularan virus corona di Sumut melonjak drastis.

“Sumut akhir-akhir ini ada peningkatan kasus Covid. Biasanya kasus aktif ada 60-an, tapi sekarang sudah 80-an kasus per hari. Maka gubernur mengeluarkan instruksi agar tempat hiburan malam ditutup selama 14 hari,” kata Sekretaris Satgas Covid 19 Sumut Arsyad Lubis Selasa 18 Mei 2021.

Tempat hiburan malam yang ditutup di antaranya klub malam, diskotek, karaoke, bar, griya pijat, spa, bola lindung, mandi uap hingga area permainan ketangkasan ditutup. Selain itu jam operasional restoran dan rumah makan juga dibatasi.

“Jadi sarana hiburan itu kita tutup. Nanti setelah 14 hari akan kita evaluasi kembali. Selain itu untuk restoran atau rumah makan hanya bisa beroperasi sampai jam 21.00 WIB malam. Jadi ini sudah pengetatan yang disampaikan Pak Gubernur,” tegasnya.

Edy juga menginstruksikan agar bupati dan wali kota agar melakukan langkah-langkah pengetatan kembali terkait protokol kesehatan dengan memberlakukan jam operasional.

“Mohon bupati dan walikota berkoordinasi dan komitmen kerja sama yang baik khususnya setelah liburan Idul Fitri. Khususnya di wilayah Mebidang Medan, Binjai, Deliserdang [Mebidang] kita harap agar ditekan kembali sehingga peningkatan Covid di Sumut bisa dikendalikan,” urainya.

Berdasarkan data yang diperoleh, secara akumulatif kasus Covid-19 di Sumut hingga Senin [17/5] mencapai 30.723 kasus atau terjadi penambahan 91 kasus. Sembuh tercatat 37.302, suspek 907, meninggal 1.009 kasus.

RS Alokasikan 30%

Gubsu Edy juga meminta rumah sakit [RS] khususnya di Kota Medan mengalokasikan 30% tempat tidurnya untuk merawat pasien Covid 19. Langkah ini diambil lantaran Bed Occupancy Rate [BOR] atau tingkat pemanfaatan tempat tidur RS di Sumut telah mencapai angka 56%.

Usai rapat perkembangan Covid 19 pasca-lebaran secara virtual dengan Presiden RI Joko Widodo, Senin [17/5], menurut Edy, angka tersebut masih di atas BOR nasional yang sebesar 29%.

Bila setiap RS di Medan mengalokasikan tempat tidurnya sebesar 30%, diyakini ketersediaan tempat tidur untuk perawatan pasien Covid 19 di Sumut mencukupi.

  • Itp-04