Bisa jadi tidak ada manfaatnya, kalau debat Paslon itu sudah direkayasa dan berlangsung seperti sandiwara…

Medan-Intipnews.com:“Maunya cerdaslah dalam debat. Jangan membodohi publik dan mengungkap kebodohan diri dengan cara kampungan,” demikian tanggapan Jaya Arjuna terkait debat pasangan calon peserta Pilkada Medan 2020 yang disiapkan KPU Medan, digelar pada 7 November, 21 November, dan 5 Desember 2020.

Hal itu diungkap Jaya Arjuna Sabtu 31 Otober 2020 saat rekaman acara dialog Medan Punya Cerita [MPC]. Sementara menurut wartawan senior As Atmadi, debat pasangan calon [Paslon] Walikota dan Wakil Walikota Medan bisa menjadi penting, sebagai puncak kampanye.

“Paling tidak, jika ini ditampilkan dengan baik sehingga calon pemilih dan publik dapat mengetahui kemampuan Paslon. Memperkuat keyakinan pemilih ke siapa yang menjadi pilihannya,” ujar As Atmadi.

Pemimpin Umum Media Online Intipnews.com ini mengungkap hal itu juga saat rekaman dialog publik MPC bersama tokoh anak Medan lainnya, Turut dalam rekaman Penanggungjawab MPC Izhari Agusjaya, Pengamat Lingkungan dan Perkotaan Jaya Arjuna, intelektual dan Pengamat Ekonomi Pembangunan Idrus dan penyiar senior T Calis Bach. Program ini dapat disaksikan melalui YouTobe IAM-IzHarry Agusjaya Moenzir.

Terkait perdebatan yang akan belangsung antara Paslon No.1 Akhyar Nasution-Salman dan Paslon No.2 Bobby Nasution-Aulia, menurut Jaya Arjuna bisa jadi tidak ada manfaatnya, kalau debat itu sudah direkayasa dan berlangsung seperti sandiwara.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini