Dengan Bibit Unggul dan Teknologi, Wabup: Sergai Swasembada Pangan

0
11
Dengan Bibit Unggul
Dengan bibit Unggul dan teknologi, Wabup sebut Sergai swasembada pangan

SergaiIntipnews.com:Dengan bibit unggul dan teknologi, Wabup sebut Sergai swasembada pangan. Wakil Bupati [Wabub] Adlin Yusri Umar yakin dengan penggunaan bibit yang unggul, serta penerapan teknologi yang baik akan membuat Sergai menjadi lumbung padi dan swasembada pangan khususnya beras.

Kabupaten Serdangbedagai [Sergai, Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung padi, bawang merah dan cabai di Provinsi Sumatera Utara [Sumut]. Wakil Bupati [Wabup] H Adlin Umar Yusri [foto] mengungkap hal itu, saat meninjau lokasi pembibitan padi, bawang dan cabai di Desa Pantai Cermin Kanan, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai, Kamis [8/7/2021].

“Peninjauan kali ini untuk melihat dan menggali potensi perekonomian di Kabupaten Sergai, ‘Tanah Bertuah Negeri Beradat’ khususnya di sektor pertanian,” ungkap Wabup Yusri Umar.

Dengan bibit unggul dan teknologi, Wabup sebut Sergai swasembada pangan. Disebutkannya, pada masa pandemi yang hingga kini belum berakhir, kita harus meningkatkan perekonomian masyarakat, salah satunya di sektor pertanian. Dalam hal ini, Sergai harus bisa menjadi lumbung padi Sumut,”tuturnya yakin.

Wabup Sergai berharap, petani dan masyarakat bisa ikut serta meningkatkan produksi padi, jagung, bawang dan cabai. Tentunyan bibit yang digunakan harus yang berkualitas. Kita harap kita bisa bekerjasama dengan PT Benih Inti Prima [BIP] dan memberikan kontribusi ke pertanian kita,” tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan PT BIP, Elianoor Sembiring menyebutkan selama ini Kabupaten Sergai masih menjadi penyumbang komoditi pangan di Sumatera ut. Utara. “Ke depan Kabupaten Sergai akan bisa menjadi nomor satu dengan penerapan pola tanam dan penggunaan teknologi yang tepat guna,” ungkapnya.

Saat ini, banyak komoditi tanam di dataran tinggi yang bisa ditanam di dataran rendah seperti di daerah Sergai. Mulai dari bawang, cabai dan lainnya bisa ditanam di dataran rendah dengan penerapan tekhnologi yang tepat.

“Untuk tanaman padi, penanaman dengan cara konvensional masih berproduksi minim sekitar 6-7 ton per hektar. Namun dengan teknologi dan alsintan yang baik bisa meningkat menjadi 8-9 ton perhektar. Selain itu banyak komoditi dataran tinggi yang bisa dikembangkan di dataran rendah seperti bawang, cabai dan lain sebagainya,” tandasnya.

Itp-04