Di Hari Ibu, Pasukan Melati Keberatan Test Urine Rp 100 Ribu

0
72
Ilustrasi. Muhamad Husni [kiri] membagi sembako kepada Pasukan Melati di Kota Medan

Medan-Intipnews.com:Di tengah peringatan hari ibu 22 Desember 2019, para ibu penyapu jalan di Kota Medan yang dikenal dengan Pasukan Melati mengeluh, karena harus membayar Rp 100 ribu untuk mengikuti test urine di Kantor Dinas terkait.

Hal itu diungkap Ketua Pembina Pengurus Besar Aliansi Media Cyber Indonesia [PB AMCI], Fakhruddin kepada wartawan Minggu 22 Desember 2019. Test urine bagi dua ratusan Pasukan Melati sudah berjalan di Dinas Kebersihan Pemko Medan.

Minggu [22/12], merupakan hari kedua dilakukan test urine dengan membayar Rp 100 ribu. Sementara mereka, ungkap Fahrudin, 2 bulan belum gajian. “Kami keberatan,…” ungkap seorang ibu.

“Tolong bantu kami lah bang…kami belum gajian, malah musti bayar Rp 100 ribu perorang katanya untuk test urine. Kalau kami nggak ikut, gaji kami bisa nggak dikasih,” keluh pekerja lainnya menghiba.

Tiga pekerja dari Pasukan Melati yang ditemui, Minggu pagi dan minta namanya tidak disebutkan, sangat berharap perhatian Plt Walikota Medan Akhyar Nasution. Biaya test urine Rp 100 ribu bagi mereka memberatkan dengan gaji yang kecil, dan belum gajian.

Informasi dihimpun Intipnews.com, Kepala Dinas [Kadis] Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Muhammad Husni kepada wartawan via seluler terkait test urine bagi ratusan Pasukan Melati Rp 100 ribu, untuk meningkatkan pelayanan publik memerangi narkoba

Senin Gaji Mereka Mulai Dibayarkan 

“Khususnya pekerja [Pasukan Melati] harus bebas dari barang haram tersebut. Jadi salahsatu syaratnya tahun 2020 adalah, pekerja kebersihan bebas dan terhindar dari narkoba,” kata Husni.

Mengenai kutipan Rp 100 ribu, ujar Husni, itu biaya resmi dan pihaknya bekerjasama dengan BNN. Sementara pihaknya tidak ada menganggarkan tahun ini untuk biaya test urine.

“Pada prinsipnya kita memfasilitasi petugas yang bekerja di tahun ini, untuk dilakukan tes urine. Agar lebih mudah memenuhi syarat kerja di tahun 2020. Kalau ada petugas kebersihan yang ingin test urine di luar, kita tidak permasalahkan. Kita kerjasama dengan BNN, biayanya lebih murah,” sebut mantan Kadispenda Medan ini.

Terkait Pasukan Melati belum menerima gaji selama 2 bulan, Kata Husni itu masalah administrasi. Dan pasti akan dipenuhi gaji para Pasukan Melati. “Senin [23/12/2019] hak atau gaji mereka akan mulai dibayarkan,” tukasnya.

  • Laporan Roni Neliati
  • Bagikan Berita Ini                                                                                   #intipnews.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini