Di Tebing Shalat Id di Masjid dengan Prokes Ketat, Takbir Keliling Ditiadakan

0
16
Di Tebingtinggi Shalat
Di Tebingtinggi shalat Idul Adha di masjid dengan Prokes ketat, takbir keliling ditiadakan

TebingtinggiIntipnews.com:Di Tebing Shalat Idul Adha di masjid dengan Prokes ketat, takbir keliling ditiadakan. Demikian jelas Dedi Siagian [foto] terkait instruksi walikota yang juga mengatur tentang perayaan Idul Adha 1442 H seperti peniadaan takbir keliling.

Sebelumnya Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan, menerbitkan Instruksi Walikota Nomor 188.45/4931/2021 tentang Perpanjangan PPKM berbasis mikro dalam pengendalian penyebaran Covid 19 di Kota Tebingtinggi.

Di Tebingtinggi Shalat Idul Adha di masjid dengan Prokes ketat. Melalui instruksi ini, PPKM mikro di Kota Tebing diperpanjang sampai dengan tanggal 20 Juli 2021. Dalam surat ini diatur bagaimana penanganan yang harus dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid19 di Kota Tebingtinggi.

Juru bicara [Jubir] Pemko Tebingtinggi, Dedi Parulian Siagian, Rabu [15/7/21] mengatakan PPKM Berbasis Mikro kembali dilanjutkan sampai dengan 20 Juli 2021. Diharapkan seluruh masyarakat dan juga tim Satgas Covid 19 Kota Tebingtinggi dapat menjalankan instruksi ini demi memutus penyebaran Covid 19 di Tebingtinggi.

“Walikota Tebingtinggi telah menginstruksikan agar PPKM Berbasis Mikro kembali dilanjutkan di Kota Tebingtinggi sampai 20 Juli 2021, kita berharap melalui kebijakan ini dapat menahan laju penyebaran Covid 19 di Kota Tebingtinggi,” kata Jubir.

“Di dalam Instruksi Walikota ini, juga diatur tentang Perayaan Idul Adha 1442 H. Kegiatan takbir keliling tidak diperkenankan. Takbiran hanya boleh dilakukan di masjid/mushala dengan tetap menjalankan protokol kesehatan [Prokes] secara ketat. Serta mengatur pelaksanaan pemotongan hewan kurban,” tukasnya.

Penyembelihan hewan kurban, harus memperhatikan hewan kurban agar sesuai dengan syariat agama. Dan pendistribusian daging hewan kurban dilakukan langsung oleh panitia ke penerima.

Panitia kurban juga harus memastikan hewan kurban terjamin kesehatannya, cukup umur dan tentunya sesuai dengan syariat agama baik kelayakan hewan qurban maupun proses penyembelihannya. Dan pada saat penyembelihan agar tidak terjadi pengumpulan massa, bagi masyarakat yang ingin melihat harus menjaga jarak dan memakai masker.

“Pendistribusian daging kurban harus dilakukan oleh panitia. Jangan si penerima yang menjemput daging kurban karena berpotensi menimbulkan kerumunan. Jadi panitia harus mengantar langsung ke penerima daging kurban.” tuturnya.

Itp-04