Ikrimah Hamidy. Foto Istimewa

“Panwascam dan Bawaslu Medan, harus transparan dan tegas dalam memproses temuan pelanggaran Pilkada. “Harus ada sanksi tegas untuk memberikan efek jera,…”

Medan-Intipnews.com:Akhyar Nasution dilaporkan ke Bawaslu Kota Medan, karena salah satu relawannya dengan spanduk dukungan yang menggunakan logo Pemko Medan, berfoto bersama Akhyar mengacungkan jempol. Kini Akhyar dilaporkan Lagi, diduga kampanye melibatkan siswa dan anak di Lembaga Rumah Tahfiz Anwar Saadah.

Hal itu terungkap berdasarkan laporan warga bernama Hasan Basri Sinaga ke Bawaslu Kota Medan pada 17 Oktober 2020. Kegiatan kampanye Akhyar Nasution ketika mengunjungi Lembaga Rumah Tahfiz Anwar Saadah di Jalan Persamaan Gang Aman No 62, Simpang Limun, Medan Amplas, 14 Oktober 2020, diunggah ke media sosial Facebook.

Calon Walikota Medan Akhyar Nasution datang ke lokasi disambut dengan salawat badar oleh siswa tahfiz yang kebanyakan merupakan anak di bawah umur. Dalam acara tersebut, ada juga suara atau ajakan untuk memenangkan paslon nomor urut 1. Selanjutnya Akhyar berbicara atau pernyataan ada berkaitan dengan pemenangan paslon nomor urut 1, sebagaimana dilansir RMOLSumut.

Sementra Komisioner Badan Pengawas Pemilu [Bawaslu] Kota Medan, Raden Deni Admira, Senin 19 Oktober 2020, menegaskan pihaknya masih melakukan klarifikasi atas laporan dugaan pelanggaran kampanye yang melibatkan paslon nomor urut 1, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi, yang melibatkan anak di bawah umur.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini