Oknum Rektor UIN Sumut, S teersangka dugaan korupsi bangunan gedung kuliah. Foto Istimewa

Penetapan Rektor UIN Cs sebagai tersangka, hasil pemeriksaan dilakukan penyidik Ditreskrimsus Poldasu dan sejumlah barang bukti. Berikut hasil auidit Perhitungan Kerugian Negara Rp 10 M lebih, oleh BPKP…

Medan-Intipnews.com:Setelah sebelumnya dua tersangka mangkir diperiksa terkait dugaan korupsi gedung kuliah Universitas Islam Negeri [UIN] Sumatera Utara [Sumut], kini ketiga tersangka terus diperiksa Kepolisian Daerah Sumatera Utara [Poldasu], Sabtu 26 September 2020.

Demikian dikatakan Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, kepada wartawan, Sabtu. Ke 3 tersangka kasus korupsi di UIN Sumut, yakni S sebagai Rektor UIN Sumut, SS Pejabat Pembuat Komitmen [PPK] UIN Sumut, dan JS Direktur PT MBP.

Penetapan ketiganya sebagai tersangka berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara oleh BPKP Perwakilan Sumatera Utara Nomor Nomor : R-64 / PW02 / 5.1 / 2020, tanggal 14 Agustus 2020, senilai Rp10 miliar lebih.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara mulai melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu UIN Sumut tahun 2018. Tersangka JS dimintai keterangan pada Selasa [15/9] di salah satu ruangan penyidik Ditreskrimsus Poldasu, ungkapnya.”

Masih menurut Nainggolan, saat ini penyidik sedang merampungkan berkas perkara ketiga tersangka itu. “Jika berkas perkara itu telah selesai, maka secepatnya akan dikirimkan ke Kejaksaan Tinggi Sumut,” kata mantan Kapolres Nias Selatan ini.

Penetapan ketiga tersangka itu, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut dan sejumlah barang bukti yang dikumpulkan. Berikut hasil auidit Perhitungan Kerugian Negara dilakukan BPKP Perwakilan Sumut, Rp10 miliar lebih. *Itp-17

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini