Sergai-Intipnews.com:Seorang pegawai BPN, BM [26] terkena operasi tangkap tangan [OTT] Personel Satreskrim Polres Serdangbedagai [Sergai], Sumatera Utara, berikut barang bukti uang tunai Rp4 juta.

Tersangka BM diduga memeras Aldi Gunawan terkait kepengurusan 34 sertifikat hak milik atas tanah dari surat dasar SKT dan notaris.

“Sebelumnya korban sudah menyerahkan uang senilai Rp 53,8 juta untuk pembuatan 34 sertifikat tanah. Namun hingga saat ini belum ada sertifikat tanah yang diselesaikan oleh tersangka,” ungkap Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang, Rabu 14 Oktober 2020 [foto].

Tersangka masih menghubungi korban untuk meminta uang sebesar Rp 4 juta. Curiga, korban kemudian melaporkan permintaan uang tersebut kepada Polres Serdangbedagai untuk melakukan pengintaian dan dilakukan OTT.

“Pelaku diamankan petugas saat transaksi. Dari tangan tersangka, daiamankan uang senilai Rp4 juta yang diduga hasil pungutan liar [pungli], satu tas kecil berwarna hitam, dan satu unit handphone.

Dari keterangan tersangka, uang tersebut diminta untuk pengukuran tanah pembuatan sertifikat. Menurut Robin, tersangka BM merupakan asisten surveyor kadastral Kementerian Agraria dan Tata Ruang [ATR] BPN Sergai.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi dengan hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan maksimal 20 tahun,” ucapnya. * Itp-17

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini