Ujian penerimaan calon dan anggota PWI Sumatera Utara diikuti 100 Peserta

Medan-Intipnews.com:Dirut Bank Sumut Muchammad Budi Utomo dijadwalkan membuka penerimaan calon anggota muda dan  kenaikan tingkat dari anggota muda menjadi anggota biasa PWI, Sabtu 28 Desember 2019, di Aula Bank Sumut Jalan Imam Bonjol Medan.

“Humasy Bank Sumut Datok Sulaiman menyatakan Dirut Muchammad Budi Utomo akan hadir serta membuka ujian PWI tersebut,” ujar Ketua PWI Sumatera Utara, Sumut H Hermansjah didampingi Sekretaris Edward Thaher.

Juga didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi Khairul Muslim, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Rizal R Surya Wakil Sekretaris Rifki Warisan, Seksi Pendidikan Evaluasi Siregar dan lainnya, kemarin.

Dijelaskan Hermansyah, konfirmasi kehadiran Muchammad Budi Utomo disampaikan Sulaiman, katanya Dirut Bank Sumut akan memaparkan rencana kerja bank yang dipimpinnya pada 2020 di antaranya IPO.

Pemaparan tersebut menjadi bahan membuat berita. Acara akan dimulai pukul 08.00 WIB [registrasi] dan pembukaan pukul 09.30 WIB.

“Usai pembukaan dilakukan pembekalan mengenai PD/PRT PWI, UU No 40 Tahun 1999 tentang pers, Kode Etik Jurnalistik [KEJ] dan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak [PPRA]. Setelah itu ujian,” ungkap Herman.

Perubahan Peliputan Selain ketiga materi itu, Ketua PWI Sumut dalam pembekalan kepada peserta ujian akan mengupas perubahan liputan. Khususnya terhadap wartawan media cetak dalam masa Revolusi Industri 4.0 sejalan dengan makin berkurangnya pembaca Koran.

Padahal Zaman Sudah Jauh Berubah

Berkurangnya pembaca koran diperkirakan menyusut, hingga tinggal 30 persen saja. “Kondisi ini bukan saja terjadi di Sumatera Utara, tapi juga merata di semua daerah di tanah air. Termasuk juga terhadap media ibukota,” tambah Herman.

Menurut Hermasyah, konsekuensi dari hal itu wartawan juga harus mengubah pola liputannya dari cuma straight News menjadi liputan lebih dalam [depth news] dan reportase investigasi [investigative reporting].

Kalau wartawan tidak juga mau berubah dalam liputannya, ungkap Ketua PWI Sumut ini, jangan salahkan siapa-siapa jika media tempat kita bekerja cepat atau lambat akan menggusur wartawan.

Hal itu terjadi karena liputannya masih belum berubah juga, padahal zaman sudah jauh berubah. Selain itu Wakabid Organisasi Khairul Muslim akan mengupas Peraturan Dasar [PD]  dan Peraturan Rumah Tangga [PRT] PWI.

Pers Berkewajiban Bemberikan Perlindungan

Semua itu penting sebagai calon anggota wajib tahu mengapa harus masuk organisasi, termasuk juga soal Kode Etik Jurnalistik [KEJ].

Sedangkan Wakabid Pendidikan Rizal Rudi Surya akan mengupas soal Pedoman Pemberitaan Ramah Anak [PPRA] sejalan dengan ketentuan yang digariskan Dewan Pers agar wartawan melindungi anak saat menjadi korban tindakan kriminal.

Dalam ketentuan UU RI Nmor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Nomor 23 Tahun 2002 Tentang perlindungan anak Harus mendapat perlindungan masa depannya.

Sehingga pers berkewajiban memberikan perlindungan antara lain, menutup informasi terkait anak berusia maksimal 18 tahun dalam tiap pemberitaan di media massa. Ancaman terhadap pelanggaran UU ini sangat berat karena pers diancam hukuman 6 bulan penjara dan denda Rp500 juta. *Itp-03

  • Bagikan Berita Ini

#intipnews.com

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini