Dirut PMM Tersangka Korupsi Videotron Disperindag Medan Rp3,1 M Ditahan

0
79
Dj [kiri] tersangka korupsi videotron. Foto Istimewa

MedanIntipnews.com:Tersangka kasus korupsi pengadaan videotron pada Dinas Perindustrian Perdagangan [Disperindag] senilai Rp 3,1 miliar bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2013, Dirut CV PMM Dj [49], ditahan di Rutan Klas 1 Medan.

Informasi dihimpun Intipnews.com, Minggu 23 Mei 2021, sebelumnya beberapa waktu lalu petugas Kejaksaan menangkap DJ saat buron. “Penyidik melakukan penelusuran di lapangan pada Maret 2014, dan menemukan empat unit videotron sudah dalam keadaan tidak berfungsi,” ujar Sumanggar Siagian.

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara [Kejatisu] Sumanggar Siagian menyebutkan, penahanan tersangka itu, sesuai Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Medan Nomor: PRINT-04/L.2.10/Ft.1/05/2021 tanggal 11 Mei 2021.

Dia mengatakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, sebelumnya menerima pelimpahan berkas perkara tahap dua tersangka Dj, terkait dugaan kasus korupsi dari Penyidik Subdit 3 Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus [Ditreskrimsus] Polda Sum [Poldasu].

Diduga, ujar Sumanggar baru-baru ini, pengadaan videotron tersebut tidak sesuai dengan kontrak dan harganya di mark-up [digelembungkan], sehingga negara mengalami kerugian.

“Tersangka melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 8 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) KUH Pidana,” kata Siagian, mantan Kasi Pidum Kejari Binjai itu.

Diketahui beberapa waktu lalu buronan kasus korupsi pada Disperindag Dj ditangkap di Ladang Mas, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Medan.

Sebagaimana di-publish media massa, Kepala Pusat Penerangan Hukum [Kapuspenkum] Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan saat dilakukan penangkapan, Djohan berusaha mengelabui dengan menyertakan identitas yang berbeda antara KTP dan SIM. Hal itu diduga dilakukan agar identitas Dj tak dikenali.

“Pada saat tim tabur menangkap, tersangka Dj berusaha mengelabui dengan menunjukkan identitas yang berbeda antara KTP dan SIM karenanya diduga tersangka berusaha untuk mengganti identitas agar tidak dikenali,” ungkapnya.

Dj selanjutnya telah diserahkan ke pihak Kejari Medan yang diwakili oleh Kepala Seksi Intelijen Bondan Subrata ke kantor Kejari Medan.

  • Itp-17