Kuasa hokum Khairi Amri , Mahmud Irsan usai mengajukan praperadilan. Foto Istimewa

“Penangkapan, penahanan disertai dan didahului dengan penetapan tersangka adalah sesuatu yang sangat dipaksakan dan sangat premature…”

Medan-Intipnews.com:Disebut kuasa hukum Ketua KAMI Kota Medan, Khairi Amri, Mahmud Irsan Lubis, proses penangkapan dan penetapan kliennya sebagai tersangka cacat hukum. Polisi dinilai melakukan sejumlah tindakan di luar prosedur hukum.

Maka, Khairi Amri menggugat penetapan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian dan penghasutan saat unjuk rasa menolak Omnibus Law Cipta Kerja yang berakhir ricuh di Kota Medan.

Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia [KAMI] Kota Medan, Khairi Amri mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri [PN] Senin, 19 Oktober 2020. “Polisi dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka wajib menyertakan dua alat bukti yang cukup,” tukas Mahmud Irsan.

Informasi dihimpun Intpnews.com, sebagaimana di-publish media massa, ungkap Mahmud, Khairi Amri ditangkap hari Jumat tanpa dua alat bukti yang cukup. Dia ditangkap karena dituduh menyebarluaskan ujaran kebencian, menghasut melakukan tindak kekerasan dalam grup WhatsApp KAMI Medan yang berisi 50 orang.

“Kami memandang penangkapan dan penahanan atas diri Khairi Amri yang didahului dengan penetapan tersangka tidak sah. Ini bertentangan dengan peraturan yang ada dan peraturan dan putusan mahkamah sendiri, sebagaimana telah kami uraikan di dalam permohonan praperadilan kami,” tutur Mahmud.

Dia menilai penangkapan, penahanan disertai dan didahului dengan penetapan tersangka adalah sesuatu yang sangat dipaksakan dan sangat premature.
Selain mengajukan gugatan praperadailan, tim kuasa hukum Khairi Amri akan menempuh mekanisme lain seperti melapor ke Komnas HAM, Ombudsman, dan sejumlah lembaga terkait.

Selain Khairi Amri, pihaknya juga akan membela salah seorang yang ikut diamankan setelah Khairi Amri. Orang tersebut adalah Wahyu Rasari.* Itp-17

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini