Sukmawati Soekarnoputri. Foto Istimewa

“Mana yang lebih bagus Pancasila sama Al Quran? Sekarang saya mau tanya, yang berjuang di abad 20 itu nabi yang mulia Muhammad, apa Insinyur Sukarno? Untuk kemerdekaan.

Jakarta-Intipnews.com:Sudah pernah terjadi kontroversi dengan puisi beberapa waktu lalu, kini Sukmawati Soekarnoputri kembali dilaporkan ke polisi [dipolisikan] ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penistaan agama.

Sukmawati dilaporkan ke polisi oleh Koordinator Bela Islam [Korlabi] dituding membandingkan Nabi Muhammad Saw dengan Sukarno. “Kami Korlabi mendampingi Ibu Ratih atas nama pribadi/muslimah dengan melaporkan Sukmawati atas dugaan penghinaan kepada Nabi dengan membandingkan Sukarno dengan Nabi Muhammad.”

Hal itu dijelaskan Sekjen Korlabi Novel Bamukmin kepada wartawan, Sabtu 16 November 2019. Dalam laporan tersebut tercatat Novel Bamukmin sebagai salah satu saksi yang didaftarkan ke Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, pada video yang beredar di YouTube, Sukmawati dalam sebuah forum sempat melemparkan pertanyaan kepada audiens soal Pancasila dan Al Quran, serta pertanyaan tentang Soekarno dan Nabi Muhammad Saw.

“Mana yang lebih bagus Pancasila sama Al Quran? Begitu kan. Sekarang saya mau tanya ini semua, yang berjuang di abad 20 itu nabi yang mulia Muhammad, apa Insinyur Sukarno? Untuk kemerdekaan. Saya minta jawaban, silakan siapa yang mau menjawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini,” ucap Sukmawati.

Apa yang disebutkan Sukmawati itu ditanggapi Hidayat Nur Wahid [HNW] yang menyatakan ketidaksetujuannya dengan pernyataan putri Soekarno itu. Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu juga memberikan tanggapan. Lewat cuitan di akun Twitter @msaid_didu dia memberikan ‘pelajaran kepada Sukmawati.

“Bu Sukmawati yth, 1. Bendera Syarikat Islam yg berjuang memerdekakan Indonesia itu bertulis arab dg 2 kalimat Syahadat, juga ormas lain. 2. Pejuang kemerdekaan, termasuk Soekarno juga selalu menyebut nama nabi Muhammad 3. Banyak sekali pahlawan kita bernama Muhammad” cuitnya Jumat [15/11/2019].

Ucapan Sukmawati itu dinilai sebuah penistaan terhadap agama. Pihak pelapor meminta polisi segera mengusut laporan tersebut. “Maka dengan kemauan Bu Ratih yang merasa nabinya dibandingkan dengan Sukarno, kami dari Korlabi mendampingi beliau, kata novel.

Laporan Ratih itu tertuang dalam nomor LP/7363/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum, tanggal 15 November 2019. Sukmawati dilaporkan atas tuduhan penistaan agama Pasal 156a KUHP.

Sukmawati pernah dilaporkan atas dugaan penistaan agama, karena puisi berjudul ‘Ibu Indonesia’ dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018.

Mrk Ikut Seruan Rasulullah Memberantas Kedzhaliman

Dalam puisi itu, Sukmawati menyebutkan ‘kidung ibu pertiwi Indonesia lebih indah dari alunan azanmu’. Kasusnya telah dihentikan sebelum akhirnya ia menyampaikan permintaan maaf atas puisinya itu.

Sebagaimana diketahui, ucapan Sukmawati yang mengandung penistaan agama itu diucapkan pada saat dirinya menghadiri sebuah diskusi bertajuk ‘Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme’ Senin [11/11].

Ucapan Sukmawati soal Nabi Muhammad Saw dikomentari penceramah juga pegiat media sosial [Medsos], Hilmi Firdausi yang mengingatkan, Sukmawati, banyak syuhada yang meninggal berjuang untuk Indonesia merdeka. Para syuhada itu berjuang kata Hilmi lantaran seruan Rasulullah memberantas kezaliman dan menegakkan amar ma’ruf nahi munkar.

“Dear Ibu Sukmawati, mmg bnr Bung Karno yg memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Tp Indonesia tak akan merdeka jk tdk tumpah darah para Syuhada. Dan knp ada syuhada, ada para Pahlawan?! Krn mrk ikut seruan Rasulullah memberantas kedzhaliman, menegakkan amar ma’ruf nahi munkar !” cuitnya di akun Twitter-nya @Hilmi28 Jumat [15/11/2019]. * Itn-17

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini