Melepas kegelisahan akibat banjir di Kota Medan, seorang warga memanfaatkan banjir dengan bermain ski. Foto [inzet] Antonius Tumanggor. Foto Istimewa

Medan-Intipnews.com:Banyak warga Medan mengeluh akibat banjir terjadi saat hujan, jalanan berlubang karena pengaspalan asal jadi dan drainase bermasalah. Demikian diungkapkan anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor saat RDP di gedung DPRD, Selasa 11 November 2020.

Keluhan Warga Medan ini, katanya, tetap muncul saat dirinya mengadakan sosialisasi perda [Sosper]. “Saya menyangkan kinerja Dinas PU Kota Medan yang mengerjakan drainase disinyalir tidak sesuai dengan anggaran yang sudah digelontorkan,” kata Antonius.

Anggota dewan dari Fraksi Nasdem DPRD Kota Medan ini menyebutkan, banyak sekali masyarakat mendatangi rumahnya melaporkan buruknya saluran drainase, pembuatan jalan dikerjakan Dinas PU Kota Medan dan masalah banjir, setiap hujan datang.

Dame Duma Sari Hutagalung. Foto Istimewa

Hal itu diungkapkan Tumanggor di hadapan Dinas PU Kota Medan di rapat dengar pendapat [RDP] Komisi 4 DPRD Medan. “Sejak September Oktober November intensitas hujan sangat tinggi mengguyur kota Medan, banjir pun di mana-mana merendam rumah-rumah warga dan jalan-jalan, meresahkan warga,” tuturnya.

Senada ketua komisi 4 DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, menyampaikan di dekat rumahnya jalan rusak, tidak diperhatikan.

“Kami minta ini dikerjakan dengan baik oleh Dinas PU, untuk menjaga imej masyarakat terhdap anggota dewan,” tegas Paul Simanjuntak.

Anggota Komisi 4 lainnya, Dame Duma Sari Hutagalung meminta Dinas PU Kota Medan jangan terus fokus ke jalanan umum saja. Jalan-jalan lainnya harus diperhatikan untuk keselamatan pengguna jalan siang maupun malam hari. “Tolong diperhatikan, masih banyak jalan berlubang,” tukasnya. * Itp-04

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini