DPRD Syaiful Dorong Keinginan Bobby Fungsikan Kanal Banjir

0
12
Anggota komisi 4 DPRD Medan, Syaiful Ramadhan [kiri] dalam rapat mendorong keinginan Walikota Medan

MedanIntipnews.com:Anggota komisi 4 DPRD Medan, Syaiful Ramadhan mengapresiasi dan mendorong keinginan Walikota Medan Bobby Nasution untuk memfungsikan keberadaan kanal banjir di Titikuning Medan, sebagai upaya mengantisipasi banjir di Kota Medan.

Syaiful yang politisi Partai Keadilan Sejahtera [PKS] menyebutkan hal tersebut dalam rapat evaluasi triwulan pertama bersama Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang [PKPPR] Benny Iskandar di ruang komisi 4 DPRD Medan.

“Saya melihat di media Kadis dan beberapa OPD rapat bersama Walikota Medan dan BWS tentang kanal banjir, mohon informasinya,” ujar Syaiful Ramadhan.

Disampaikannya, memfungsikan kanal banjir dalam upaya mencari solusi permasalahan banjir di Medan perlu mendapat dukungan dari semua pihak. Selama ini, keberadaan kanal banjir di Titikuning tidak memberikan banyak pengaruh terhadap persoalan banjir di Medan.

“Ada beberapa rencana yang akan dilakukan Pemerintah Kota Medan dalam rangka memfungsikan Kanal Banjir di Titikuning dalam upaya mencari solusi persoalan banjir di Kota Medan, ” jelas Kadis PKPPR Benny Iskandar, Selasa [18/5/21].

Diketahui sebelumnya, Pemko Medan siap berkolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai [BWS] Sumatera 2 dalam mengatasi permasalahan banjir di kota Medan, dengan memanfaatkan kanal banjir Titikuning yang selama ini tidak berfungsi.

Pada rapat yang dihadiri Walikota Medan Bobby Nasution dan Kepala BWS Sumateta 2, Maman Noprayamin, membahas pelaksanaan pekerjaan pengendalian daya rusak Sungai Deli oleh BWS 2. Di momen itu, Maman memaparkan pemetaan sungai yang berpotensi mengakibatkan banjir di kota Medan.

Antaralain banjir berasal dari Sungai Percut, Sungai Kera, Sungai Deli, Sungai Sikambing, Sungai Putih, Sungai Babura, Sungai Bekala, Sungai Bedera, dan Sungai Belawan.

Juga disebut pada rapat itu, luapan banjir disebabkan pertumbuhan penduduk yang mengakibatkan resapan air semakin hari semakin berkurang. Sehingga seluruh air masuk ke sungai dan debit air semakin meningkat.

Selain itu alur drainase yang mengalirkan debit air semakin mengecil diakibatkan permukiman warga serta kurangnya kesadaran masyarakat yang masih membuang sampah ke sungai. “Faktor-faktor inilah yang menyebabkan banjir di kota Medan,”kata Maman.

  • Itp-04