Anggota DPRD Wong Chun Sen-26. Foto Istimewa

Medan-Intipnews.com:Guru yang baik adalah guru yang profesional dan sangat mengharapkan muridnya bisa menjadi pintar, mandiri, berkarakter dan berintegritas. Kita juga bisa seperti sekarang ini karena jasa seorang guru.

Demikian disampaikan Anggota DPRD Medan Wong Chun Sen, kepada sejumlah wartawan di kantornya, Senin 25 November 2019. Seorang guru, lanjut Wong, tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya, tetapi juga mendidik mereka budi pekerti dan mengajarkan hal-hal yang baik.

“Mengajar di bidang apapun, sesungguhnya setiap guru, dapat menerapkan pendidikan bagi para muridnya, yakni mengajar dengan hati,” paparnya.

Menjadi guru, tandas Wong jangan hanya ingin menjadi orang yang didengarkan kata-katanya, tetapi juga harus bersedia mendengarkan kesulitan yang dihadapi oleh muridnya.

Prinsip dasar inilah yang sering dilupakan, sehingga kalau kita mau bicara dengan jujur, pada masa ini, yang berdiri di depan kelas, kebanyakan adalah tenaga-tenaga pengajar yang hanya menjalankan tugas tanpa ada upaya untuk mendidik generasi muda berkarakter.

Sosok yang Digugu dan Ditiru

“Profesi guru adalah tugas yang sangat mulia. Bagaimana mungkin menjadi guru, setelah satu tahun mengajar, masih tidak dapat menghafal nama murid muridnya. Di era serba teknologi sekarang, guru juga harus kreatif dan inovatif dalam mengajar,” tandasnya.

Di luar sana ada juga guru yang tidak benar-benar menjalankan tugasnya sebagai pendidik dan pengajar, bahkan ada yang menggunakan pola kekerasan. Dan tak sedikit pula guru yang teraniaya oleh murid dan orangtuanya hanya karena menegur murid yang salah.

“Guru sebagai sosok yang digugu dan ditiru tetap menjadi panutan bagi kita. Guru itu tidak terlalu hebat tapi dari tangan guru lahir orang-orang hebat,” tandasnya.

  • Laporan Roni Neliati
  • Bagikan berita ini

 

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini