Djarot Syaiful Hidayat memberi keterangan kepada pers. Foto Istimewa

Masih ada 3 tersangka belum ditahan KPK, Nurhasanah, Ahmad Hosein Hutagalung, dan Mulyani. Juga Evi Diana Sitorus, istri mantan Gubernur Sumut T Erry Nuradi dan beberapa lainnya masih melenggang…

Medan-Intipnews.com:Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] menahan 11 orang tersangka anggota DPRD Sumatera Utara [DPRDSU] periode 2009-2014 dan 2014-2019. Salah satunya mantan [eks] Ketua DPD PDIP Sumut yang baru mengundurkan diri, Japorman Saragih terkait kasus suap mantan gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho.

Setelah penahanan ke-11 anggota DPRDSU tersebut, PDIP Sumut angkat suara. Plt Ketua PDIP Sumut, DJarot Saiful Hidayat mendukung proses hukum tersebut. PDI mendorong agar KPK menindak seluruh orang yang terlibat dalam pusaran kasus suap tersebut

“Mulai dari ASN-nya, sekretaris dewan, sekda provinsi, kepala biro keuangan semuanya harus diusut tuntas pelaku tindak pidana korupsi ini. Kami mendukung KPK memutus mata rantai kasus korupsi ini agar tidak menjadi tradisi buruk di Sumut,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, selain 11 mantan anggota DPRDSU yang ditahan KPK, masih ada 3 tersangka belum ditahan, Nurhasanah, Ahmad Hosein Hutagalung, dan Mulyani. Sementara beberapa lainnya belum diproses hokum lebih lanjut, antaralain Evi Diana Sitorus, istri mantan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dan beberapa mantan anggota DPRDSU lainnya yang diduga turut menerima suap, masih melenggang bebas.

Selain itu, Djarot mengingatkan seluruh kader PDIP untuk menjaga integritas, disiplin dan terus berperang melawan korupsi. ”Komitmen untuk melayani rakyat harus diwujudkan dalam program yang membumi, membantu rakyat selamat dari jurang kemiskinan,” katanya.

Djarot berjanji, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada sebagian kader partai yang mencoba untuk menyeleweng. “Ingat bahwa amanah yang diberikan oleh partai dan rakyat tak hanya dipertanggungjawabkan kepada sesama manusia, tetapi juga kepada Tuhan,” ucapnya. *Ini-Itp-17

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini