Ilustrasi. Istimewa

Tapsel-Intipnews.com:Disebabkan batas  tanah perumahan, Tersangka RSS [40] tersulut emosi dan langsung memukul LHP [30  dengan sepotong kayu balok hingga meninggal dunia  di tempat,  baru-baru ini.

Tindak pidana  penganiayaan yang mengakibatkan LHP meninggal dunia tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan [Tapsel] AKP Paulus G Pembina,SIK yang disampaikan melalui Kasubbag Humas Ipda Azrul Pane.

“Benar korban LHP  telah kita evakuasi ke RSUD Padangsidimpuan untuk dilakukan visum luar dan hasil pemeriksaan dokter, warga  Lingkungan 5, Dusun Janji Matogu, Kelurahan Pardomuan,  Kecamatan  Angkola Selatan tersebut mengalami luka dibagikan belakang kepala, yang mengakibatkan korban tewas di tempat,”ujar AKP Paulus

Menurut AKP Paulus, kasus diawali dengan persengketaan batas tanah, antara halaman rumah pelaku dengan halaman rumah korban, yang terletak berdampingan.

“Sesuai keterangan saksi-saksi, pada Jumat [24/7] siang, anak Korban melintas di depan rumah pelaku. Kemudian Pelaku berkata, “Ngapain kau tengok-tengok anakku, matamu pun celongnya,” ujar tersangka RSS. Lantas anak korban, mengadu pada ibunya [Korban], sehingga terjadi pertengkaran mulut antara pelaku dan korban.

“Tersulut emosi, Pelaku menuju ke dalam rumah untuk mengambil sesuatu,” katanya. Pelaku membawa sepotong kayu berukuran ± 50 cm. Langsung memukul kepala korban hingga jatuh tersungkur dan meninggal dunia di tempat. Pelaku kembali melakukan pemukulan 2 kali, dan melarikan diri ke arah kota Padangsidimpuan.*Itp 09

 

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini