Gubernur Sumut: Varian Delta Ditemukan di Belawan, Detailnya…

615
Gubsu Edy Sebut
Gubsu Edy Sebut, varian Delta ditemukan di Belawan, ini detalnya

MedanIntipnews.com: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi [foto] menyatakan Covid 19 varian Delta telah ditemukan di Belawan, Provinsi Sumatera Utara [Sumut].

Varian Delta tersebut terindikasi dibawa oleh 18 anah buah kapal [AB] Kapal SV Miclyn yang berlabuh di Belawan, Medan. Keseluruhan ABK yang terinfeksi ini bukan merupakan warga Sumut, dua orang ABK saat ini masih menjalani perawatan, dan 16 orang di antaranya telah selesai menjalani isolasi.

Saat ini di Sumut terjadi peningkatan yang sangat signifikan dan terjadi lonjakan kasus positif sebanyak 937 orang tertanggal 16 Juli 2021. “Berdasarkan asesmen level Covid 19 tingkat kabupaten/kota itu yakni level 4 itu dua kota, level 3 terdapat 22 kabupaten/kota, level 2 terdapat dua kabupaten/kota dan level 1 sebanyak 17 kabupaten/kota,” katanya.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan hal ini, saat memberikan laporan perkembangan PPKM mikro, PPKM diperketat di kabupaten/ kota di Sumut, dan PPKM darurat di Medan, pada rapat evaluasi secara virtual bersama Menteri Koordinator [Menko] perekonomian Airlangga Hartarto, Mendagri Tito Karnavian, Menkes, Menkeu, Kapolri, dan lainnya.

Gubsu Edy sebut varian delta ditemukan di Belawan. “Dapat kita laporkan Pak Menko, di Sumut telah terdeteksi varian delta yang dibawa 18 awak ABK di Belawan. Mereka ini sering berpindah-pindah dan juga bukan warga Sumut, dua diantaranya adalah warga Jakarta,” ucap Edy Rahmayadi, didampingi Pj Sekdaprov Sumut Afifi Lubis, Kadis Kominfo Sumut Irman Oemar, di Rumah kediaman Gubernur, Medan, Sabtu [17/7/ 21].

Gubsu Edy Rahmayadi melaporkan, sampai saat ini Satgas Covid 19 bersama pemerintah provinsi dan kota serta TNI dan Polri terus memberikan edukasi dan penyekatan ruas jalan, terkait penerapan PPKM mikro, PPKM diperketat dan PPKM darurat di Kota Medan.

Menurutnya, Pemprov Sumut [Pemprovsu] mengalami kesulitan mendeteksi masuknya Pekerja Migran Indonesia [PMI) ilegal ke Sumut karena melalui jalur laut yang dibawa oleh para nelayan dari negeri jiran Malaysia.

“Oleh karena itu, kami mohon bantuan arahan serta kebijakan yang harus dilakukan mengenai PMI ini, kita khawatir lonjakan ini terus terjadi karena dibawa PMI yang masuk ke Sumut,” katanya.