Gubsu Edy Launching L2T2-L2T3

0
44

PDAM Tirtanadi Layani 20.123 Pelanggan Air Limbah

 

Medan-Intipnews.om:Gubernur Sumatera Utara [Gubsu] Edy Rahmayadi [foto] meresmikan grand Launching Layanan Lumpur Tinja Terjadwal [L2T2] dan Layanan Lumpur Tinja Tidak Terjadwal [L2T3] yang diselenggarakan Perusahaan Daerah Air Minum [PDAM] Tirtanadi, Selasa 18 Februari 2020, di Gubernuran, Medan.

Direktur Utama PDAM Tirtanadi Trisno Sumantri menjelaskan, di samping melaksanakan penyediaan air minum, PDAM Tirtanadi juga mengelola air limbah terutama limbah domestik yang saat ini masih melayani khusus Kota Medan dan sekitarnya. “Juga Kota Parapat untuk memelihara lingkungan seputar kawasan wisata Danau Toba,” kata Trisno Sumantri.

Hingga per Januari 2020, lanjut Trisno, jumlah pelanggan air limbah yang dilayani PDAM Tirtanadi 20.123 masih sekitar lebih kurang 1% dari jumlah penduduk Kota Medan. Hal ini tentu akan menjadi tantangan dan sekaligus peluang bagi PDAM Tirtanadi dalam mengembangkan bisnis dan layanan di bidang limbah domestik ini.

Dijelaskan Trisno, sistem pengelolaan air limbah di Kota Medan saat ini menggunakan sistem pengelolaan air limbah domestik. Terpusat dengan sistem perpipaan dari rumah penduduk hingga ke Instalasi Pengolahan Air Limbah di Cemara dengan kapasitas instalasi sebesar 10.000 M3 per hari dan Instalasi Pengolahan Limbah di Parapat dengan kapasitas  2.000 M3 per hari.

Direncanakan akan dibangun 5.000 unit tangki septik hibah, mendorong 450.000 keluarga di Kota Medan merehabilitasi tangki septik mereka, membangun 269 unit IPAL komunal, membangun 2 unit IPAL kawasan, dan membangun sistem  L2T2 dan L2T3.

Trisno mengaku ada sejumlah permasalahan yang dihadapi PDAM Tirtanadi dalam menambah pelanggan. Antara lain, masih terbatasnya jaringan perpipaan yang ada. Saat ini yang sudah eksis masih di wilayah timur Kota Medan meliputi Kecamatan Medan Kota, Medan Area, Sidodadi, dan Pandau Hilir yang dibagi dalam 12 zona pelayanan.

Selain itu masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjadi pelanggan air limbah, kemudian sistem air limbah di beberapa zona pelayanan belum optimal karena harus ada perbaikan jaringan. “Berbagai upaya telah kami lakukan diantaranya melakukan koordinasi intensif dengan pihak Kementerian PUPR, seperti dengan mengoperasikan IPLT dan IPAL di Cemara,” ungkap Trisno.

Dalam mendukung percepatan pembangunan lingkungan di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional [KSPN)] Danau Toba, PDAM Tirtanadi terus berkoordinasi dan mendukung Kementerian PUPR yang akan mengoptimalisasi IPAL domestik yang ada di Ajibata, Parapat dan akan membangun IPAL kawasan yang berlokasi di Pantai Bebas, Parapat.

Pada kesempatan ini atas nama management PDAM Tirtanadi selaku Dirut Trisno Sumantri juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang tinggi dari Gubsu Edy Rahmayadi yang sangat concern dalam memperhatikan layanan masyarakat terhadap kebutuhan air bersih dan sanitasi.

Trisno Sumantri juga berterima kasih atas dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementrian PUPR yang pada kesempatan ini dihadiri Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Prasetyo yang mendukung sepenuhnya pengembangan sanitasi di Sumut.

Trisno Sumantri serta segenap jajaran PDAM Tirtanadi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas layanan yang belum maksimal selama ini, namun seluruh jajaran PDAM Tirtanadi berkomitmen akan bekerja keras dalam peningkatan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi. *Itp-03