Gunung Merapi 3 Gempa Guguran, Status Waspada

0
66

Yogyakarta-Intipnews.com:Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami tiga kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Sabtu, 25 Januari 2020, mulai pukul 06:00-12:00 WIB [foto-Istimewa].

Hal itu dijelaskan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi [BPPTKG]. Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyebutkan, tiga gempa guguran itu memiliki amplitudo 3-10 mm dan berlangsung 13.9-60.6 detik.

Selain gempa guguran, Gunung Merapi juga mengalami satu kali gempa hybrid atau gempa fase banyak dengan amplitudo 5 mm selama 9 detik, dan dua kali gempa hembusan beramplitudo 2-3 mm, dengan durasi 13.5-13.9 detik.

Berdasarkan pengamatan Intipnews.com secara visual, asap kawah Merapi tidak teramati. Menurut BPPTKG angin di gunung bertiup lemah ke arah utara dan barat. Suhu udara tercatat 19.5-31.8 derajat celsius dengan kelembaban udara 17-76 persen dan tekanan udara 628.5-708.6 mmHg.

“BPPTKG tidak mencatat adanya guguran lava yang terpantau secara visual pada periode pengamatan itu,” ujar Manik  Sabtu 25 Januari 2020. Hingga saat ini, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level 2 atau Waspada.

Untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana. BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai meletusnya Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG, demikian Hanik Humaida.

  • Laporan Dony Dwi Harto dari Yogyakarta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini