Aksi massa Imbara berlangsung damai

Batubara-Intipnews.com:”Saya tidak mau tau siapa pun yang terlibat, walaupun ada nama keponakan saya disebut-sebut, siapa yang salah tangkap saja.” Demikian tegas Bupati Bataubara Ir Zahir M.AP, Senin 14 September 2020.

Bupati Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Ir Zahir M.AP mengungkap hal itu saat menerima perwakilan Ikatan Mahasiswa Batubara [Imabara] di ruang Komisi 3 DPRD Jalan Perintis Kemerdekaan Lima Puluh. Bupati Zahir mengaku persoalan BPNT e-Warung memang santer sejak lama dan membuatnya pusing.

“Kepada komisi 3 saya meminta kasus tersebut segera diselesaikan. Dan e-Warung yang tidak lagi memenuhi persyaratan dan dianggap tidak layak tolong cepat diganti, termasuk oknum TKSK yang bermasalah.

“Bila Bank Mandiri selalu menimbulkan masalah maka tolong bantu saya untuk dasar penggantiannya,” tukas Zahir. Hadir dalam pertemuan tersebut, ketua DPRD Batubara Safi’i, SH, Wakil Ketua Syafrizal, SE, ketua komisi 3 Amat Muktas dan sejumlah anggota komisi lainnya.

Terkait masalah e-waryng ini, komisi 3 DPRD Batubara berencana menggelar rapat dengar pendapat [RDP] dengan melibatkan Bupati, pihak Bank Mandiri dan massa Imabara yang dikuatkan dengan membuat fakta integritas.

Diketahui sebelumnya, massa Imabara diketuai Nazli Aulia melakukan aksi di depan Bank Mandiri KCP Kuala Tanjung Jalan Access road menuju Inalum Desa Pakam Kecamatan Medangderas. Aksi massa mahasiswa di depan gedung DPRD Batubara berlangsung damai mendapat kawalan Polres dan Satpol PP Batubara.

  • Laporan Joni Iskandar

 

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini