Industri Pariwisata Indonesia Siap Gunakan GeNose C-19

0
13
Alat GeNose buatan Universitas Gajah Mada [UGM] Industri Pariwisata Indonesia Siap Gunakan GeNose C-19. Foto Istimewa

Alat ini mampu mendeteksi Covid19 melalui hembusan napas. GeNose bekerja mendeteksi Volatile Organic Compound [VOC] yang terbentuk karena adanya infeksi Covid19 yang keluar bersama nafas melalui hembusan nafas ke dalam kantong khusus. Selanjutnya diidentifikasi melalui sensor-sensor yang datanya akan diolah dengan bantuan kecerdasan artifisial [Artificial Intelligence].

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh insan pariwisata Indonesia atas dukungannya terhadap GeNose C19.Asosiasi Pariwisata Indonesia yang menandatangani Nota Dukungan adalah: 1. Haryadi Sukamdani, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia [PHRI], 2. Nunung Rusmiati, Chairman Association Of The Indonesian Tours And Travel Agencies [ASITA],

  1. Budi Tirtawisata, Ketua Indonesian Convention & Exhibition Bureau [INACEB]
  2. Elly Hutabarat, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia [ASTINDO], 5. Panca Sarungu, Ketua Masyarakat Sadar Wisata [MASATA], 6. Ricky, Sekretaris Umum Indonesia Inbound Tour Operator Association [INTOA], 7. Denon Prawiraatmadja, Ketua Indonesia National Air Carrier Association [INACA], 8. I Gede Susila Wisnawa, Ketua Umum Insan Pariwisata Indonesia [IPI].9.Alphonzus Widjaya, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia [APPBI], 10. Budihardjo Iduansjah, Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia [HIPPINDO], 11. Hosea Andreas Runkat, Ketua Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia [ASPERAPI], 12. Lily G Karmel, Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia [FOKBI], 13. Salman Dianda Anwar, Ketua Jakarta Tourism Forum [JTF]. * Itp-04