Ini 2 Tersangka Baru Korupsi Irigasi Abdya Rp1,5 M

0
4
Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya, Nilawati. Foto Istimewa

AbdyaIntipnews.com:Penyidik Kejaksaan Negeri [Kejari] Aceh Barat Daya [Abdya], Aceh menetapkan 2 tersangka baru dugaan korupsi pembangunan irigasi dengan nilai Rp1,5 miliar. Demikian dikatakan Kajari Abdya Nilawati melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Riki Guswandri di Banda Aceh.

“Dengan penetapan 2 tersangka baru tersebut, maka sudah ada 4 tersangka tindak pidana korupasi pembangunan irigasi dengan nilai Rp1,5 miliar,” kata Guswandri, Senin [26/4/21], sebagaimana dilansir Antara. Dua tersangka baru tersebut yakni SW selaku pejabat pelaksana teknis kegiatan [PPTK] serta RS konsultan pengawas.

“Sedangkan dua tersangka sebelumnya yakni SY selaku kuasa pengguna anggaran [KPA] dan FZ merupakan rekanan pembangunan irigasi tersebut,” kata Riki Guswandri. Sebelumnya, Nilawati menyebut irigasi tersebut dibangun di Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya [Abdya]. Pembangunan dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Aceh [APBA] 2019 dengan nilai Rp1,5 miliar.

Dari laporan hasil pemeriksaan Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar [UTU] Meulaboh, Aceh Barat, kata Nilawati, kekurangan pekerjaan dalam dugaan tindak pidana korupsi tersebut mencapai Rp449 juta.

Dalam menangani kasus tersebut, penyidik Kejari Aceh Barat Daya juga sudah memeriksa dan memintai keterangan terhadap 20 orang terkait pengerjaan pembangunan irigasi tersebut. “Penyidik Kejari Abdya menerima pengembalian uang kerugian negara dari tersangka SY Rp449 juta,” kata Nilawati.