Ini Daftar Warga Langgar Prokes, Didenda Rp300 Ribu

26
Ini Daftar Warga
Ini daftar warga lianggar Prokes, didenda Rp300 Ribu

MedanIntipnews.com:Ini daftar warga langgar prokes, didenda Rp300 ribu. Para pelanggar protokol kesehatan [Prokes] pada masa PPKM darurat di Medan menjalani sidang tipiring secara dalam jaringan [daring], Senin [19/7/21].

Hakim PN Medan Ulina Marbun, memimpin persidangan dari Gedung PKK Kota Medan. Sedangkan warga yang melanggar prokes mengikutinya dari Polsek yang menaungi wilayah tempat terjadinya pelanggaran.


Alfianus, warga Jalan Flamboyan Raya Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan ini mengoperasikan warnetnya. Juga membiarkan pengunjungnya tidak menggunakan masker. Pelanggaran Prokes ini ditemukan petugas pada Sabtu [17/7/21]. Sebelumnya, petugas sudah dua kali memberikan peringatan untuk pelanggaran yang sama.

Ini daftar warga langgar Prokes. Hakim Ulina Marbun pun menjatuhkan vonis kepada Alfianus denda sebesar Rp 300 ribu dan kurungan 2 hari, dengan masa percobaan 14 hari. Alfianus yang mengikuti persidangan dari Polsek Sunggal ini terbukti melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2021.

Persidangan tipiring juga harus dijalani Budi Median. Warga Jalan Medan Area Selatan, Kelurahan Sukaramai 1 diadili karena tertangkap petugas tidak memakai masker saat melintas di Jalan Letda Sujono, Medan Tembung, Senin [19/7/21] pagi.

Budi telah ditegur petugas hari sebelumnya, namun kesalahan yang sama diulanginya lagi. Dia beralasan lupa membawa masker. Budi pun dijatuhi vonis denda sebesar Rp100 ribu dan kurungan 2 hari, dengan masa percobaan 14 hari.

Dua pedagang kuliner di Medan juga disidang tipiring secara daring. Keduanya yakni Haryanto yang membuka usaha kuliner seafood di Ring Road, Tanjung Sari, Medan Selayang dan Aditya yang membuka warung kopi di Jalan Letda Sujono, Kelurahan Bandar Selamat, Medan Tembung.

Keduanya telah mendapat peringatan dari petugas. Namun, baik Haryanto dan Aditya tetap melakukan pelanggaran. Haryanto telah tiga kali diberi peringatan masih tetap membuka usahanya dan menyediakan layanan makan di tempat.

Begitu juga dengan Aditya, ditemukan petugas 18 Juli, pukul 22. 40 WIB masih tetap membuka warung kopinya. Haryanto divonis denda sebesar Rp 300 ribu dan 2 hari kurungan dengan masa percobaan 14 hari. Sedangkan Aditya didenda Rp 150 ribu dan 2 hari kurungan dengan masa percobaan 14 hari.

Itp-0