Ini Dia Nawal Lubis: Gunakan Tenun Daerah untuk Baju Dinas

0
24
Ini Dia, Nawal Lubis: Gunakan Tenun Daerah untuk Ba
Ini dia, Nawal Lubis: gunakan tenun daerah untuk baju dinas

SidimpuanIntipnews.com:Ini dia, Nawal Lubis minta gunakan tenun daerah untuk baju dinas.
Hal itu ditegaskan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah [Dekranasda] Sumatera Utara [Dekranasdasu] Nawal Lubis, saat berkunjung ke Padangsidimpuan, Jumat [18/6/21].

Nawal Lubis istri Gubsu Edy Rahmayadi, mengajak seluruh Dekranasda kabupaten/kota se-Sumut untuk terus membantu dan mendorong para pengrajin di daerah agar bangkit di masa pandemi Covid 19. Antara lain dengan membeli dan menggunakan kain tenun daerah sebagai baju dinas.

Ini dia, Nawal Lubis menyampaikan hal itu saat meninjau Rumah Tenun Madira yang menjual Ulos, kain tenun dan Souvenir khas Tabagsel di Jalan Imam Bonjol Padangsidimpuan. Turut hadir istri Wakil Walikota sidimpuan Linda Lovinasari Hutasuhut, istri Sekretaris Daerah Sidimpuan Masroni Ritonga, serta pengurus Dekranasda Sidimpuan.

“Dekranasda bisa membeli hasil kerajinan ulos dan tenun yang kemudian diolah menjadi pakaian digunakan sebagai busana kerja. Seperti penggunaan batik setiap minggunya di kalangan pegawai Pemko Sidimpuan dan lainnya,” ucap Nawal Lubis.

Menurut Nawal, bantuan juga dapat dilakukan dengan memberikan edukasi, pendampingan, serta ide kreatif kepada para pengrajin dan pengusaha. Juga membantu memasarkan produk kerajinan yang dihasilkan agar laku di pasaran domestik hingga ke mancanegara.

Terkait hal itu menerbitkan Peraturan Walikota [Perwal] tentang penggunaan busana kerja pegawai dari bahan tenun dan ulos daerah. “Saya tidak menyangka ternyata kain tenun khas Tabagsel ini bagus-bagus, desainya.”

Motif-motifnya, lanjut Nawal, sangat beragam dan menarik. Ternyata kain dari Sumut sangat banyak yang bagus-bagus, sangat layak untuk dijual baik di dalam negeri maupun ke luar negeri.”

Istri Wakil Walikota Sidimpuan Linda Lovinasari Hutasuhut mengatakan, “Baik Bu, kita akan segera melaksanakan. Kita menggodok mengenai Perwal ini, yang nantinya kita akan menggunakan kain tenun dan ulos sebagai baju dinas kerja pegawai di Padangsidimpuan,” tuturnya.

Pemilik Rumah Tenun Madira Diana Siregar yang dimintai menceritakan, usaha yang dirintisnya ini sudah berjalan 11 tahun. Untuk pemasaran, saat ini hasil kain tenun dan ulos serta souvenir yang diperoleh dari pengerajin di Sipirok, telah di pasaran hingga ke negeri jiran Malaysia.

Laporan Hadiansyah Panjaitan