Ini Pelajar Sumut yang Berprestasi di Amerika

0
37
Wagubsu Musa Rjekhshah bersama Tim TOC yang diselenggarakan di Yale University, New Heaven Connecticut, Amerika Serikat saat di Bandara Internasional Kualanamu

Deliserdang-Intipnews.com:Sumatera Utara [Sumut] patut bangga. Diwakili oleh sejumlah pelajar dari Chandra Kumala School [CKS] Medan dan Singapore Intercultural School [SIS] Medan berlaga di tingkat dunia membawa nama Sumut pada World Scholars’s Cup Tournament of Champion [ToC] di Yale University, Amerika 8 hingga 13 November 2019.

Tak sekadar kompetisi, para pelajar juga membawa pulang medali. Wakil Gubernur [Wagub] Sumut Musa Rajekshah sekaligus orang tua salah satu pelajar, Fakhira Nailashah, yang memperoleh medali emas mengaku bangga dengan pencapaian para pelajar ini.

“Sumut ada dua sekolah yang berpartisipasi, CKS dan SIS. Ini tahun kedua Sumut berpartisipasi pada kompetisi yang sudah terlaksana sejak tahun 2006. Sebagai orang tua saya bangga, dan sebagai pemerintah saya lebih bangga lagi,” ucap Wagubsu di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Senin 18 November 2019.

Musa menyebut, World Scholars’s Cup tidak melulu perihal kompetisi akademik. Misalnya, kemampuan berkomunikasi dengan ragam kultur, ajang untuk unjuk kreativitas, menampilkan atau promosi negara asal, dan lainnya.

“Diikuti lebih dari 60 negara dengan jumlah delegasi mencapai ribuan siswa dan pengunjung. Sangat berdampak tentunya mengasah mental dan kepercayaan diri anak-anak muda. Menjadi ajang untuk mem promosikan Sumut di Cultural Night sehingga banyak orang luar yang ingin tahu tentang Sumut,” katanya.

Meraih 3 Emas dan 4 Medali Perak

Wagub bercerita dirinya menyempatkan bersilaturahmi dan berkunjung ke KJRI New York. Diterima oleh Konjen RI Arifi Saiman. Diskusi yang diperbincangkan adalah peluang ekonomi yang bisa diambil oleh Sumut di Amerika.

“Kita direkomendasikan untuk berpartisipasi pada event dagang di New York. Mudah-mudahan tahun depan UMKM kita akan diupayakan turut berpartisipasi melalui Disperindag atau Dinas Koperasi,” tuturnya.

Sebelumnya, Diyah Purworini selaku coach pendamping Chandra Kumala School menyebut ada tiga pelajar atas nama Bramasto R Prasojo, Fakhira, dan Iradatin.

“Kita menyumbangkan 3 medali emas dan 4 medali perak. Emas kita menang dikategori Debate Champion, Challenge in Science Subject, dan Top Scholar. Dua perak kategori Davinci Scholar, Challenge in Art and Music subject, dan Challenge in History subject,” jelasnya.

Kompetisi dengan Debat, Cerdas Cermat dan Lainnya

Bramasto R Prasojo, Fakhira, dan Iradatin saat ditemui bersamaan mengaku pengalaman mengikuti World Scholars’s Cup [ToC] di Yale University sangat berkesan. Sementara Ms Gello Marie pengajar sekaligus pelatih SIS Medan menginformasikan siswa SIS Medan memperoleh 11 emas dan 17 perak untuk kategori scholar’s challenge, scholar’s bowl, writing, and debate.

Diketahui, World Scholars’s Cup merupakan partisipasi internasional bergengsi yang terselenggara sejak tahun 2006. Bidang yang diujikan pada kompetisi adalah sains, literatur atau sastra, seni dan musik, sejarah, ilmu sosial, dan spesial area.

Bentuk kompetisi dilakukan dengan debat, cerdas cermat, lomba kepenulisan, penampilan, dan lainnya. Tahun ini Regional Round di Indonesia dilaksanakan di Medan, Jakarta, Bali, dan Surabaya.

  • Laporan Roni Neliati

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini