Ini Surat Edaran Walikota Tebingtinggi Larangan Mudik Idul Fitri 1442 H

0
3
Walikota Tebingtinggi, Umar Zunaidi

TebingtinggiIntipnews.com:Guna menekan penyebaran Covid 19 sekaligus menindaklanjuti imbauan pemerintah pusat yang melarang pelaksanaan mudik lebaran Idul Fitri 1442 H. Satgas Covid-19 Kota Tebingtinggi menerbitkan Surat Edaran dengan Nomor 360/871/STPCOVID-19/TT/IV/2021 tentang peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Surat Edaran [SE] ditandatangai Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan, selaku Ketua Satgas Covid 19 Kota Tebingtinggi. Demikian disampaikan juru bicara [Jubir] Pemko Tebingtinggi Dedi Parulian Siagian, Senin 3 Mei 2021, di rumah dinas Walikota Tebingtinggi.

“SE meniadakan perjalanan mudik bagi seluruh warga dan masyarakat sejak 6 Mei – 17 Mei 2021. Dalam SE juga diatur tentang ketentuan-ketentuan bagi orang yang harus melakukan perjalanan lintas kota/kabupaten/provinsi.” ujar jubir Pemko.

Diketahui akan ada beberapa pos penjagaan di perbatasan Kota Tebingtinggi nantinya. Ditambahkan, pengecualian diberikan bagi kendaraan pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan kepentingan mendesak atau yang bersifat non-mudik.

Antralain, seperti bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil dan kepentingan persalinan. Pengecualian pelaku perjalan bagi pegawai ASN, BUMN, BUMD harus menunjukkan surat izin perjalan tertulis atau Surat Izin Keluar/Masuk [SIKM] yang dikeluarkan oleh atasan setingkat Pejabat Eselon 2. Begitu juga bagi pekerja swasta, sektoral informal dan masyarakat umum juga diatur secara detail dalam SE ini.

“Selain SIKM, surat keterangan negatif Covid 19 dengan rapid test antigen yang berlaku 1 X 24 jam juga harus dimiliki bagi pelaku perjalanan yang nantinya akan ditunjukkan di setiap Pos Pemeriksaan yang dilintasi,” ujarnya.

Pemerintah Kota Tebingtinggi berharap masyarakat dapat menjalankan ketentuan-ketentuan dalam SE ini, tetap menjalankan prokes dalam setiap aktivitas khususnya dalam melaksanakan ibadah di bulan Ramadan dan juga Shalat Idul Fitri.

“Kepada masyarakat agar dapat menjalankan surat edaran ini dengan sebaik-baiknya. Lakukan silaturahmi secara virtual dan membatasi pertemuan fisik dengan kerabat yang berbeda rumah. Tetap menjalankan Prokes 5M secara ketat dan disiplin karena cara terbaik memutus mata rantai Penyebaran Covid-19 ini dengan menegakkan Prokes 5M dalam setiap aktivitas. Mari bersama-sama jaga diri, keluarga dan lingkungan. Bersama kita pasti bisa.” tutupnya.

  • Itp-04